Suzuki Katana 150 Vs Burgmann 180, Pilih Mana?

aerox

aerox

atasaspal.com – cak… pasca rilisnya Suzuki New Katana, banyak opini atau bisa dibilang lebih tepatnya sebuah harapan bahwa kedepannya SIS akan memproduksi Katana versi kecil yakni kubikasi 150cc di Indonesia. Harapan ini tentunya tidak ada salahnya karena shape design sang Katana memang mampu menghipnotis siapa saja. Aseli cak, desain fresh yang ditawarkan jan langsung bikin klepek-klepek…

Namun pertanyaan dalam hati A’A begitu membuncah-buncah tak dapat dibendung dan akhirnya artikel inipun rilis ke permukaan. Pertanyaannya adalah seberapa menggiurkan pasar naked sport 150cc saat ini dan kedepannya yang semakin mengecil ceruk kuenya dibandingkan pasar matic besar yang sedang tumbuh pesat bagi Suzuki Indo Sales?

Cak… tidak bisa dipungkiri memang trend market sport naked 150cc tanah air semakin kesini semakin mengecil namun tentunya peluang kemungkinan SIS mempertimbangkan sang Katana 150 tidak bisa dikatakan tertutup rapat alias masih ada peluang disana sekecil apapun itu. Jelas, pesona Katana akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi pabrikan S tersebut. Tapi toh pertimbangannya bukan hanya tentang hal tersebut dan juga tentang desain tapi banyak faktor juga yang mempengaruhinya. Lah apa saja itu?

Tentunya terlalu panjang kali lebar dan tidak akan bisa dihabiskan dalam 1 artikel jika kita bahas sampai hal yang mendetail namun disini A’A akan coba memberikan sedikit pandangan ataupun analisa peribadi. Yup, selain dua hal tersebut diatas tentunya Suzuki tidak mau investasi yang ditanamkan akan menjadi sebuah project air tawar alias tanpa untung atau lebih parahnya tidak bisa balik modal karena jika A’A amati Katana 150 Akan mengisi pasar yang segmented dikelas naked sport 150cc sedangkan pada kelas ini Suzuki sudah ada dua jagoan yakni GSX S dan Bandit pada general segment dengan range harga yang sudah mepet. Pertanyaan susulan pun muncul… akan ditaruh dimana posisi harga Katana 150 jika memang kedepannya diproduksi oleh SIS?

Itu dari sisi internal Katana Khususnya dan market 150cc umumnya yang semakin langsing cak… belum lagi dari pertimbangan sisi eksternal yakni semakin tumbuh besarnya market matic besar kelas 150cc yang bertumbuh dengan pesatnya. Apakah Suzuki tidak kesengsem dengan NMAX yang begitu digandrungi market ataupun PCX yang semakin kesini semakin menunjukkan tajinya? Terlalu naif jika dikatakan tidak karena sudah menjadi rahasia umum bahwa suzuki sedang menyiapkan project (sebut saja sementara ini dengan nama Burgmann) untuk menjadi pesaing keduanya dengan value yang lebih advance baik dari segi kubikasi ataupun kemewahan fitur dan power.

Dan info ataupun rumor terakhir yang masuk ke atasaspal news room menyebutkan bahwa sang matic pesaing NMAX juga PCX hanya tinggal menunggu momentum yang tepat untuk dirilis ditanah air. Artinya apa? Ya sewaktu-waktu motor ini bisa saja dirilis… bisa besok bisa lusa ataupun kapan saja… semua tergantung kepada policy strategy SIS sendiri yang begitu dinamis. Pokoknya ditunggu saja cak….

Kalau sudah begini, kira-kira Suzuki akan bejuang all out untuk memproduksi Katana 150cc ataukah akan lebih berkonsentrasi kepada pasar matik middle end yang semakin seksi? Katana 150 ataukah Burgmann 180? Hayo njenengan milih yang mana?

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding…

Pos ini dipublikasikan di 150cc, matik, moladin, suzuki dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Suzuki Katana 150 Vs Burgmann 180, Pilih Mana?

  1. goezman berkata:

    sy udah nungguin burgman 180 itu tp gak nongol2. Asumsi desain mirip burgman 200 bukan burgman 125 india

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s