Pengen Sukses? Blogger Harus Bersikap Materialistis!

atasaspal.com – Malam menggelayut petang, suara kodok disawah melengkapi symphony sang hujan rintik. Ah… Membuat ingatan ini menerawang kemasa lalu, masa-masa disaat awal nge-blog; bahkan memori tentang blog pertama berplatform blogspot pun seolah menjadi fresh seketika. Ah, indahnya waktu itu, waktu dimana bisa menikmati hoby tanpa terdistorsi oleh sebuah konsep ekonomi.

Bekerja penuh waktu sebagai buruh kasar bangunan dinegeri Upin-Ipin menjadi satu-satunya income yang didapat sementara sekali lagi nge-blog hanya sebagai hoby dan benar-benar murni hoby tanpa nilai berkonsep ekonomi walaupun adsense sudah terpasang manis di Blog. Istilah kasarnya walaupun beberapa bulan hanya sekali dapat PO, namun semua tidak menjadi masalah; karena semua karena passion. Uang bukan menjadi tujuan. Tidak lebih tidak kurang.

Waktu panjang yang berlalu dan semua konsep awal yang awalnya hanya sekedar hobby, kini juga harus berubah kearah konsep keekonomian. Ya, semua harus selaras dengan perkembangan zaman yang jika orang barat mengatakan tidak ada makan siang gratis. Dan rasanya konsep seperti ini tidak berlebihan ataupun materialistis. Hei, ngeblog itu butuh koneksi internet, beli hosting juga. Ada pengeluaran didalamnya. Jadi, kalau bisa dikomersialkan dan menghasilkan sesuatu, kenapa tidak?

Namun, dizaman yang dunia serba diujung jari ini masih saja ada manusia yang menganggap Blogger itu materialistis. Jujur awalnya A’A sedikit tersinggung dengan hal tersebut tapi saat diri ini mencoba memandang dari perspektif lain dari sudut diri Blogger, A’A hanya bisa tersenyum kecil kendati sebenarnya ingin banget tertawa terbahak-bahak.

Lah gimana gak pengen menghasilkan sesuatu sedangkan untuk sampai dititik ini sudah berapa lembaran rupiah yang dibakar? Ini belum juga bicara tentang waktu yang tersita. Belum pula tentang mumetnya mengkonsep sebuah ide. Belum tentang riset materi. Juga belum tentang ada nyawa yang harus dinafkahi. Jadi ya masa bodo dengan mereka yang menganggap Blogger itu materialistis jika sudah menyangkut deal negosiasi.

A’A peribadi sebagai Blogger harus berani bersikap jika ada tawaran kerjasama berkonsep keekonomian. A’A sadar sekarang ini tidak lagi remaja, sudah menjadi kepala rumah tangga; bahkan rambutpun sudah mulai ditumbuhi uban. Ada nyawa yang menjadi tanggungjawab, ada nyawa yang harus dicukupkan kebutuhannya. Ada hak mereka yang menjadi kewajiban dalam setiap tarikan dan hembusan nafas ini.

Ah… Malah curcol sampai meluber kemana-mana gegara ungkapan oknum kebanyakan micin. Yaweslah sampai disini saja dulu karena yang penting intinya adalah jangan marah jika dianggap sebagai Blogger Materialistis karena semua memang tidaklah gratis, butuh modal pakde.

Salam dari Pucanglaban.

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding

Pos ini dipublikasikan di csbi, honda, kawasaki, KTM, moladin, opini, suzuki, sym, umum, viar, yamaha dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.