Fazzio 125 Connected-Hybrid Se-worthed Apa Sih?

atasaspal.com – Cukup banyak sebenarnya yang ingin saya tuliskan tentang Fazzio Connected-Hybrid sang motor matic terbaru dari Yamaha berdesain retro yang sudah beberapa bulan ini mulai mengaspal dibumi Indonesia tercinta ini. Dari soal desain yang so classy, teknologi connected-hybrid yang disematkan ataupun potensi marketnya yang sangat aduhai sehingga sangat menarik rasanya untuk dikulik santai, sesantai berjemur ditepi pantai. Namun pada perjumpaan pertama ini, kita mbahas yang tipis-tipis saja dulu.

Pada segment retro ini sebelumnya Yamaha telah terlebih dahulu hadir dengan Fino series, sedangkan dari sisi pabrikan Honda ada 2 yakni Scoopy dan Genio yang menjadi jagoannya. Namun ketiganya secara feel design sangat berbeda dengan Fazzio yang hadir dengan shape Europen look yang kental. Layaknya Vespa ataupun juga motor-motor Italia lainnya. Ataupun jika mengambil contoh desain motor pabrikan Jepangers yang paling dekat adalah Suzuki Saluto.

Ya, Suzuki Saluto. Sayang sekali Suzuki Indonesia seolah enggan melokalkan dan memasarkan sang retro bike ditanah air padahal banyak sekali para netizen kesengsem dengan desain sang matik, termasuk saya yang kesehariannya selalu erat kaitannya dengan motor dan motor. Dari sisi volume market, segment ini tidak bisa diabaikan karena semua sudah pada tahu sebanyak apa Scoopy lalu lalang di jalanan. Sangat besar kan marketnya? dan saya rasa Saluto cukup berpotensi terlepas bahwa dia lahir dari Brand yang akhir-akhir ini seolah hanya ‘yang penting punya dagangan’ dan kadung identik dengan Satria FU-nya ini.

Dan kegalauan publik akhirnya dijawab oleh Yamaha dengan Fazzio 125 connected-hybrid. Se-worthed apasih sebenarnya Fazzio ini? Menurut pendapat peribadi A’A, motor classy Yamaha ini cukup worthed untuk dibeli dan dimiliki. Kenapa? Alasannya cukup sederhana yakni yang pertama secara desain benar-benar fresh berbanding yang lainnya, bergaya Italiano yang saat dilihat kesan premiumnya begitu kental walaupun pada kenyataannya motor ini bukanlah motor mahal karena dijual hanya seharga 23 jutaan OTR Jatim.

Yang kedua tentu teknologi connected yang merupakan turunan dari keluarga MAXI Yamaha yang mana secara ‘marga’ jelas lebih atas berbanding keluarga Bluecore. Sebut saja NMAX, LEXI Ataupun AEROX 155 VVA. Juga embel-embel Hybrid yang disematkan. Kendatipun tidak full Hybrid layaknya yang disematkan pada mobil dan hanya bekerja sebagai ‘pendorong tambahan’ beberapa saat setelah berakselerasi, kehadiran teknologi ini setidaknya memberikan pride tersendiri kepada para pemiliknya.

Yang ketiga adalah soal kubikasi mesinnya yang setidaknya lebih besar 15cc berbanding 2 jagoan Honda yakni Scoopy dan Genio. Tentu dengan kubikasi yang lebih besar, performanya pun juga lebih baik walaupun tidak terpaut jauh. La iyalah lawong cuman beda 15cc saja. Soal konsumsi bbm gimana? Masih mikir irit boros ya pada zaman sekarang ini? Palingan secara default konsumsi bbm-nya ya 11-12 saja. Jikapun pada prakteknya nanti data pemakaian menunjukkan salah satu dari ketiganya terasa boros dan memang lebih doyan minum bensin, coba tanyakan dulu pada tangan kananmu. Seberapa terdidikkah dalam memuntir selongsong gas.

Dan yang keempat adalah fitur-fiturnya misalnya port charger yang diketakkan pada tempat yang memudahkan. Lah tapi kan port chargernya masih model lighter dan pemilih harus mengeluarkan budget lagi ubtuk membeli adaptornya kan? Kalau ini dianggap point minus, maka saya malah menganggapnya sebagai point plus. Kenapa? Karena kebutuhan daya tiap gadget itu berbeda-beda. Dan disini dengan membeli adaptornya secara mandiri, kita bisa lebih leluasa memilih mana yang lebih sesuai dan lebih kita butuhkan… gimana?

So, dari sedikit srempetan diatas A’A dapat menyimpulkan bahwa Fazzio 125 Connected-Hybrid itu worthed to buy. Menurut sampeyan gimana?

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding

Pos ini dipublikasikan di 125cc, matik, opini, umum, yamaha dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.