Menanti Vario 125 Generasi Terbaru, Vario 160 Ganti Mesin Dan Sunat Fitur!

atasaspal.com – Langit jingga petang ini begitu merona, bahkan lebih merona dari rona malu-malu tapi mau yang coba kau sembunyikan dari wajahmu kala itu. Ya, dibarisan lereng menghadap keutara mulai dari Lembah Cinta, Kangen Kowe, Lembah Mranggi hingga Gunung Banon cerita romansa ini berkutat dengan begitu mengalir. Oh Tuhan…. Indah nian setitik syurga-Mu yang kau titipkan dibelahan utara Pucanglaban ini.

“Mbak, kopi hitam satu” sembari menghempaskan bokong yang seharian berkutat dan bermesraan atau lebih tepatnya bercinta dengan busa jok old Scoopy lansiran 2015 ini pada kursi panjang warung kopi ditepian tebing menghadap keutara dengan view daratan Panjerejo, Ngunut, Rejotangan atau bahkan Tulungagung. Semua terpampang jelas lewat pijar-pijar putih dan sedikit menguning dari sinar lampu yang terframing dalam mata.

Tak berselang lama, si mbak-mbak warung kopi langganan ini datang membawakan pesanan; kopi hitam yang panas dengan aromanya yang menguar begitu kuat. Ah…. Dari aromanya saja kopi hitam murni ini begitu menggugah selera, apalagi sensasi rasa yang diberikan; beda banget dengan kopi hitam kemasan yang produksi dan dipasarkan secara profesional dalam skala besar pula. Seruputan pertama terasa nikmat, seruputan kedua begitu mendamaikan jiwa, apalagi jika berada pada suasana seperti ini yang sedang mencari ide untuk membuat tulisan uneg-uneg tentang jagat roda dua Indonesia raya tercinta.

Mendadak datang seorang pengunjung mengendarai vario 125 dan duduk santai dikursi seberang. Tidak ada sesuatu yang spesial hingga tidak berselang lama sebuah unit Vario 160 warna Grande Matte White melintas dibelakang warung kopi. Ah iya, itu Vario160 terbaru! Dan mendadak ingatan ini diseret pada kenyataan bahwa antara vario 150 dan Vario 125 mempunyai corporate design yang sama! Ya, keduanya selalu sama bak pinang dibelah dua. Hanya beda kubikasi mesin, fitur dan gimmick marketing tentunya.

Dan pandangan mata yang untuk sejenak teralihkan kembali ke benda pipih ditangan dipaksa untuk kembali menatap pada Vario 125 pengunjung yang tadi datang. Nah… desainnya masih berbeda alias belum sama dengan Vario 160 generasi terbaru, padahal biasanya kedua Vario beda kubikasi ini selalu mengusung corporate design yang sama dan dirilis dalam jeda waktu yang memang tidak bisa dikatakan lama. Kayaknya tinggal menunggu timing deh ini Vario 125 terbaru akan dirilis Honda. Hhhhh… angan liar dari mana ini coba.. ah… diri ini mendadak tersenyum sendiri dan masa bodo juga jika terkesan bego dalam persepsi orang-orang yang kebetulan memandang.

Namun jika ditarik kebelakang, ada yang janggal dan terasa ada puzzle tak terungkap saat Honda merilis Vario 160 generasi terbaru beberapa bulan yang lalu. Semua sudah pada tahu jika sejak kemunculan perdana Vario 150, dari generasi ke generasi bahwa sang matic Honda ini selalu dirilis ‘sepaket’ dengan Vario 125 secara corporate design. Namun sampai dengan sekian bulan berlalu setelah sang matic volume maker Honda ini mendapatkan upgrade kubikasi mesin, fitur dan all new design, selentingan tentang sosok the next Vario 125 pun seolah tidak terendus kecuali sebuah kode produk baru yang pernah dipublish wak Haji.

Honda sangat rapat dalam memblokade setiap potensi arus informasi keluar tentang sang calon sosok Vario 125 ini. Namun jika kita sudi flash back kebelakang, setidaknya kita bisa menebak akan seperti apa the next Vario 125 kedepannya. Apalagi jika bukan desainnya yang akan sama plek ketiplek dengan Vario 160? Analisa poin ini kendatipun tidak bisa dipertanggung jawabkan namun setidaknya cukup bisa dijadikan pegangan. Lebih bisa dipegang ketimbang janji manis sang mantan yang tidak pernah jadi kenyataan. Hanya itu saja? Apakah hanya sesederhana itu analisa tentang salah satu volume maker Honda disegmen matic selain Scoopy tentunya?

Ah…. Angan ini begitu menerawang dan mengharapkan bahwa secara fitur Honda akan memberikan upgrade berbanding current model. Pada sektor pengereman, walaupun Vario 125 kedepannya nanti mungkin tetap akan dibekali rem belakang model tromol, namun entah mengapa diri ini begitu berharap bahwa pada varian tertingginya rem belakang akan mengadopsi model cakram, layaknya Vario 160.

Diluar itu, ayolah Honda…. Berikan value yang lebih lagi pada para calon pemilik the next Vario 125 dengan memberikan fitur keyless dan bukan hanya sekedar ‘remote’ yang mana fitur answer back system ini sudah menjadi sesuatu yang sangat biasa. Bahkan sekelas Scoopy saja sudah dibekali peranti keselamatan ini. Ya, biar para pemiliknya kelak mempunyai pride-nya tersendiri dan terhindar dari anggapan sebagai melampiaskan hasrat karena budget yang tidak nutut untuk memboyong Vario 160 walau sebenarnya sebagian memang karena faktor ini.

Lalu bagaimana dengan sektor performa? Untuk yang satu ini A’A tidak mempunyai harapan lebih, cukup pertahankan performa yang ada pada generasi saat ini. Layaknya mempertahankan performa pada New Genio 110 yang kini dijejali dengan ring roda 12 inch berbanding generasi sebelumnya yang berada pada ukuran 14 inch.

Hahaha… entahlah mengapa imajinasi ini begitu liar. Padahal punya Vario 125 dari generasi pertama sampai dengan generasi saat ini saja pun belum pernah. Tapi toh apa salahnya sebuah harapan? Siapa tahu kedepannya ada rejeki sehingga bisa meminang sang motor yang menjadi versi hemat dari Vario 160 ini?

Ah sial, momen tentang anganan liar dan penantian terhadap sang calon Vario 125 musnah berkeping-keping dan ambyar begitu saja seiring seruputan terakhir kopi hitam dicangkir yang hanya menyisakan hangat-hangat kuku saja; terasa sangat nikmat namun sangat menyebalkan. Lebih menyebalkan dari bisik-bisik tetangga yang selalu menggunjing saat dulu diri ini diusia 35 tahun belum juga berkeluarga.

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding

Pos ini dipublikasikan di 125cc, honda, matik, motor baru, opini, umum dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.