atasaspal.com – Well… menarik ini cak saat nongkrong diwarung kopi yang mana kok ya pas biker-biker umum ngopi disitu juga…. dimeja belakang tempat duduk A’A yang mana A’A bisa mendengar dan menyimak dengan jelas apa yang menjadi topik bahasan. Lah emange apa sih yang sedang mereka bahas? Penasaran? Monggo lanjut membaca dan jangan lupa sruput kopinya dan baluri udut dengan kopi cethe biar gayeng cak….

- Perkuat Solidaritas Komunitas Honda di Jawa Timur, Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Ngawi Deklarasi
- Ini Konsumen Beruntung Raih Hadiah Utama Honda PCX160 CBS Ngawi!
- “Sunmori Ride in Style” Cara Honda Stylo 160 Hadirkan Pengalaman Stylish Riding
- 8 Kota Lokasi Honda Premium Matic Day 2026, Cek Lokasinya!
- New Honda Stylo 160 Mendapat Respon Positif Masyarakat di Berbagai Kota
- Ada Namamu. Resmi! Ini Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar!
- #Cari_Aman untuk Pelajar, Pastikan 17 Tahun dan Punya SIM.
- Thailand Talent Cup 2026 Jadi Ajang Unjuk Dominasi Pembalap Belia Astra Honda
- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
Intinya yang menjadi topik bahasan adalah sepenting apasih top speed dan penggunaan harian. Tentunya topik bahasan tersebut cukup menarik untuk A’A share diwarung ini karena sebagai seorang biker, A’A juga mengalami keadaan yang serupa…. dan mungkin juga panjenengan…
Berkendara harian seperti didaerah pegunungan ditempat tinggal A’A, jelas top speed menjadi sesuatu yang kurang penting. Kenapa? Karena karakter medan jalananan yang memang sangat tidak mendukung motor untuk diajak kencang… paling-paling bisa betot gas ya antara sonokembang – kasrepan yang menyajikan jalanan relatif lurus. Itupun tergantung apakah lalu lintas sepi apa rada padet. Jika sepi ya bisa betot namun jika rada padet ya kudu berfikir banyak kali.

Dan didaerah pegunungan seperti ini, torsi motor mengambil peran yang lebih besar berbanding dengan kekuatan top speed yang dipunyai motor. Alasannya sangat jelas cak… sekali lagi karena karakter jalanan yang memang mengharuskan buka tutup gas untuk berakselerasi. Ini didaerah A’A loh ya…. tentunya beda daerah akan beda kebutuhan karena penggunaan akan menyesuaikan keadaan…
Hal tersebut diatas adalah untuk penggunaan lokal cak… alias disitu-situ saja… didaerah itu saja namun tentunya jika dipakai untuk perjalanan keluar kota alias lintas kota tentunya top speed menjadi sesuatu yang lebih penting ketimbang torsi karena dengan melaju lebih kencang, jika semuanya lancar jaya dan tiada aral rintangan akan bisa cepat sampai ditujuan…. istilah kasarnya mengefektifkan waktu tempuh… kurang lebih begono cak…
So, hal tersebut diatas kendatipun sedikit mungkin bisa menjadi acuan bahwa top speed itu penting namun bukan segalanya…. tergantung penggunaan dan karakter jalan saja cak…. makanya dengan kebutuhan yang seperti itu, kebutuhan mobilitas riding dalam kota yang mengambil porsi jauh lebih besar ketimbang luar kota, tidak mengherankan saat All New CB150R dan All New CBR150R yang notabenenya secara power berada dibawah kompetitor mampu menjadi naked & fairing bike 150cc yang digandrungi baik oleh kawula muda ataupun kaum rumah tangga…
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding…


Ping-balik: Flash Back 2019 Atasaspal On Blogsphere Otomotive | atasaspal