
atasaspal.com – Kang bro… semakin kesini, skutik semakin menjadi primadona masyarakat Indonesia… Namun tak jarang diluar sana hanya sekedar menggunakan motor matic ini tidak mengetahui teknik pengereman yang tepat… Banyak A’A jumpai diluar sana pengendara skutik saat mengerem mendadak menyebabkan roda belakang mengunci dan ngesot… Hal ini adalah sebab dari ketidak tahuan cara mengerem yang tepat… Nah loh… la terus, gimana sih cara mengerem skuik yang tepat?

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Setelah beberapa kali menjumpai kejadian seperti ini A’A tergugah untuk menulis tentang cara pengereman yang tepat untuk skutic namun dikarenakan A’A mempelajarinya secara otodidak tidak afdol rasanya jika tidak mencari sumber referensi dari ahlinya… Dan alhamdulillah berkat artikel di kompas oto lahirlah artikel ini… Jadi dari sini diharapkan kita bisa belajar bersama-sama teknik pengereman skutik yang benar…
Menggunakan rem tidak hanya sebatas hanya menarik tuas rem agar kendaraan melambat ataupun berhenti cak… ada beberapa aspek yang harus diperhatikan semisal jangan selalu menarik tuas rem saat tidak dibutuhkan karena ini akan menurunkan performa rem tersebut pada saat rem dibutuhkan karena kampas rem sudah dalam keadaan panas dan memuai… Akhirnya… rem menjadi kurang atau bahkan tidak pakem… Rak yo bahaya banget to cak… bahaya untuk diri kita sendiri atau bahkan pengguna jalan yang lain…
Sebagai contoh saat kita melewati jalanan menurun, sebaiknya kita tidak melakukan pengereman dengan cara tekan rem secara terus menerus namun dengan metode bergantian antara rem depan dan belakang biar kemampuan rem bisa pada posisi optimal…
Selain itu, cara penggunaan rem yang kurang tepat adalah saat kita tidak mengetahui pembagian porsi antara rem depan dan rem belakang… untuk skutik, karena beban terbesar berada di bagian belakang kendaraan, tentunya tekanan lebih besar datang dari sisi tersebut. Dan parahnya kebanyakan pengguna skutik hanya melakukan pengereman dengan rem depan saja. Bisa dibayangkan kan kang gimana akibatnya…
Untuk itu Honda menciptakan teknologi pengereman seperti combi brake System agar daya pengereman bisa dibagi di depan dan belakang sesuai dengan porsinya yakni rem depan untuk menghentikan sedangkan rem belakang berfungsi menyeimbangkan. Jadi harus digunakan dua-duanya, depan dan belakang dengan porsi depan yang lebih banyak….
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding…
