atasaspal.com – Kang bro… Tidak dipungkiri menggunakan ban jenis tubeless itu memang lebih nyaman dan tahan lama berbanding ban reguler. Apalagi saat ban terkena paku, disinilah istimewanya ban tubeless karena ban jenis ini bila bertahan lama karena tidak memiliki lapisan ban dalam… Ya, ban tubeless tidak langsung kempis kang… Namun, dibalik keistimewaan ban ini, ternyata cara menambalnya pun tidak asal tambal karena malah berpotensi ban bisa rusak jika salah menambal. Waladalah…

- Gaspol Etape Kelima! MAXi Tour Boemi Nusantara Taklukkan Jalur Eksotis Jogja, Pacitan, Sampai Solo
- Perkuat Solidaritas Komunitas Honda di Jawa Timur, Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Ngawi Deklarasi
- Ini Konsumen Beruntung Raih Hadiah Utama Honda PCX160 CBS Ngawi!
- “Sunmori Ride in Style” Cara Honda Stylo 160 Hadirkan Pengalaman Stylish Riding
- 8 Kota Lokasi Honda Premium Matic Day 2026, Cek Lokasinya!
- New Honda Stylo 160 Mendapat Respon Positif Masyarakat di Berbagai Kota
- Ada Namamu. Resmi! Ini Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar!
- #Cari_Aman untuk Pelajar, Pastikan 17 Tahun dan Punya SIM.
- Thailand Talent Cup 2026 Jadi Ajang Unjuk Dominasi Pembalap Belia Astra Honda
- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!

Pada umumnya sih, cara yang termudah dan tercepat menambal ban tubeless yang terkena paku adalah dengan cara string yakni menusuk dan menyumpal ban yang bocor. Namun ternyata cara mudah menembel ban tubeless ini berpotensi malah bisa merusak ban itu sendiri jika salah dalam penerapannya karena bisa saja ada bagian dari komponen tertusuk. Misalnya bisa mengakibatkan kerusakan pada lapisan kawat yang membuat struktur ban jadi rusak, seperti tidak rata atau bisa menimbulkan benjolan.
“Yang biasa ditemui kebanyakan pakai cara string, atau tusuk dan sumpal. Dalam situasi darurat mungkin maklum yah, tapi bila lagi sial bisa bikin ban jadi rusak karena ada bagian dari komponen tertusuk,”
Lalu bagaimanakah cara menembel ban tubeless yang lebih selamat, menurut Rudi teknisi Planet Ban di Condet, Jakarta Timur, kepada KompasOtomotif, Kamis (12/10/2017), Biasanya pemilik motor ditawari ban dibuka dulu dari velg layaknya menambal ban reguler pada umumnya. Lubang tadi ditambal dari bagian dalam bukan tusuk dari luar. Memang secara waktu lebih lama akan tetapi cara ini lebih aman.
“Biasanya kami tawarkan dibuka dulu dari pelek seperti menambal ban reguler. Lubang tadi ditambalnya dari bagian dalam bukan tusuk dari luar. Secara waktu lebih lama memang, tapi lebih aman,”
Nah… sudah ngerti kan kang sekarang? Jadi memilih cara string saat menambal ban tubeless yang mempunyai potensi membikin rusak ban itu sendiri ataukah atau memilih cara ban dibuka terlebih dahulu seperti disebutkan diatas yang memakan waktu lebih lama namun lebih selamat?
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
Keep Safety Riding…

Makasih infonya kang
SukaDisukai oleh 1 orang
Siap 86 Kang…
SukaSuka