atasaspal.com – Kuseruput kopi hitam panas yang aku bikin barusan. Ah…. cukup untuk menghangatkan badan setelah didinginkan oleh curah sang hujan yang lumayan lebat. Aroma kopi Bali menguar dengan kuat. Benar, aromanya memang beda dengan kopi bubuk khas Tulungagungan. Biarpun tidak sama dan berbeda rasa, toh tetap juga bisa mengusir jenuh selagi dinikmati dalam keadaan panas; sepanas perseteruan dua pabrikan besar roda dua Indonesia Honda dan Yamaha.

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Ah iya…. semingguan lagi atau awal bulan depan, akan ada perilisan motor baru. Bukan motor sport ataupun manual transmision tapi motor matic yang semakin kesini semakin besar ceruk marketnya. Ya, begitulah bisikan halus yang terdengar begitu nyata saat diri ini sedikit menyepi dari hiruk pikuk jagat blogsphere tanah air dan fokus menjadi seorang kuli bangunan disebuah CV di Bali.
Seolah tidak ada angin tidak ada awan akan tetapi mendadak turun hujan. Mungkin analogi tersebut cukup bisa menggambarkan terhadap bisikan halus yang A’A terima. Wangsit turun dalam keadaan tak terduga! Dari pabrikan mana? Honda atau Yamaha?
Kenapa keduanya? Bukankah masih ada pabrikan lain semisal Suzuki yang entah berada lama masih saja setia dan selalu setia dengan rumor pelokalan Burgmann? Ataupun kawasaki misalnya. Walaupun pabrikan yang identik dengan warna Hijau sebagai warna kebesarannya ini seolah enggan melirik market matic ataupun malah pasar entry level. Kita buang kemungkinan dua pabrikan besar yang mungkin sudah cukup puas dengan sisa-sisa kue hasil rebutan Honda dan Yamaha.
Lupakan juga tentang Yamaha yang sampai dengan saat ini seolah sudah puas dengan gebrakannya melahirkan Fazzio yang begitu digandrungi market. Atau memang Yamaha sedang mengendap-endap dan untuk secara mendadak menyerang dengan menggelontorkan produk tidak terduga? Bisa jadi begitu karena dipermukan seolah Yamaha kalem dan tidak mau ambil peduli dengan keagresifan Honda.
Lantas? Apakah Honda? Bisa iya bisa tidak. Coba tebak-tebak saja siapa tahu tebakan sampean benar. Namun yang jelas, produk yang akan rilis awal bulan depan adalah produk yang bersifat all new alias bukan hanya sekedar ganti baju. Bukan pula cuma sekedar profuk yang mempertwbal make up belaka!
Penasaran? Jangan bertanya pada rumput yang bergoyang jika tidak ingin dianggap gila. Angkat gelasmu dan mari bersulang! Kita nikmati pesta yang akan datang. Pestanya konsumen otomotive Indonesia dan mari biarkan pabrikan untuk ikut serta. Ini pesta kita!
Tapi ingat kata mama… nakal boleh, urakan jangan. Wkwkwkwk
Salam dari Bali
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding



A’a is back
SukaSuka