atasaspal.com – Kupinggirkan motor Mio M3 yang kukendarai dari kontrakan petak yang sekitar 2 minggu ini menjadi tempat tinggal selama dipulau Dewata ini. Bukan tanpa sebab karena netra ini melihat warung nasi khas Jawa, yup, nasi pecel. Berhubung masih pagi dan space waktu masih sangat memungkinkan untuk melipir, ya wes tuntaskan saja hasrat kerinduan terhadap kampung halaman yang begitu membuncah. Siapa tahu Nasi Pecel yang menggugah selera ini bisa menjadi pelipur jiwa.

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Peaonut sauce alias bahasa kerennya sambel kacang yang cuer sebagai toping kulupan langsung membuat usus meronta minta pelampiasan. Ah… nikmat mata memandang dan semoga nikmat pula saat dimakan.
Em…. benar-benar nikmat dan lidah menjadi aktif bergoyang. Bahkan lebih hot lagi sensasi goyangannya jika dibandingkan dengan egolan Inul Daratista bertahun lalu saat awal menapaki karier di TVRI. Ah… lupa pula apa nama orkes pengiringnya itu. Namun yang jelas musisi kecernya begitu aktif bergoyang kesana kesini menjadikan suasana begitu hidup.
Asem, kerasa tuanya ketika mengingat hal itu. Ya, waktu yang bergulir begitu panjang tidak terasa terlalui. Sama seperti Honda BeAT yang sudah mengaspal dari generasi ke generasi. Dari yang awalnya hanya menjadi penjepit berduet dengan Vario 110 mengikis hegemoni Yamaha Mio hingga akhirnya malah menjadi Raja kelas rakyat jelata.
Sama dengan nasi pecel yang sedang kunikmati. Apapun kulupannya, entah sawi ataupun bayam berpadu dengan capar, dimeriahkan dengan biji lamtoro ataupun tidak yang penting topingnya tetap sambal kacang, tetaplah pecel namanya dan selalu menggugah selera.
Begitupun dengan Honda BeAT. Mau dijejali dengan teknologi kekinian ataupun jadul yang bagaimanapun, disuguhkan dengan design yang selalu ter-update, toh masihlah Honda BeAT namanya. Masihlah berbanderol selera jelata dan selalu menjadi primadona dan raja segment entry level, pasarnya kaum jelata!
So, tidak terlalu mencle A’A rasa jika menyebut Honda BeAT adalah Nasi Pecel ala Honda!
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding


