Tips And Trick Perawatan Motor Korban Banjir. Awas Jangan Salah Kaprah!

atasaspal.com – Kang bro…. Dimusim kemarau banyak yang tersiksa karena cuaca yang panas menyengat hingga kita merindukan curah sang hujan. Dan saat musim hujan tiba, itu merupakan suatu anugerah yang indah namun acap kali menyimpan potensi bahaya yang besar jika banjir melanda karena motor acap kali menjadi korban terrendam air banjir. After that, jika motor sudah terrendam banjir, tentunya harus mendapatkan perlakuan perawatan yang tepat jika tidak ingin motor malah menjadi rusak. La perlakuan yang tepat itu gimana? Monggo lanjut membaca biar tidak salah kaprah dan berakibat fatal.

Pakde… kita sebagai biker dituntut harus mengetahui karakter dari motor kesayangan sehingga pada saat banjir melanda, kita dapat melakukan langkah yang tepat. Misalnya tentang ketinggian air dijalanan apakah masih diparas aman atau sudah melebihi tinggi dari knalpot. Jika melebihi, untuk lebih amannya kita cari jalan alternatif lainnya.

La terus jika kendaraan kita sudah terlanjur terjebak dalam banjir, apa yang harus kita lakukan? caranya adalah melakukan pertolongan pertama yakni jangan langsung menghidupkan motor. La terus? Sek seng sabar pakde, seng tenang… monggo kita sruput kopi dulu sesantai kongkow ditepi pantai biar tidak gagal faham ya

“Setiap pengendara harus memahami karakter dari kendaraannya masing-masing. Jika sekiranya ketinggian air melebihi tinggi dari knalpot kendaraan, lebih baik mencari alternatif jalan lain” Ujar Dwi Suwanto selaku Instruktur Service Yamaha STSJ.

1. Jangan langsung menyalakan mesin motor.

Menyalakan mesin motor dalam keadaan banjir justru semakin memperburuk kondisi motor. Terlebih jika air melebihi tinggi mesin, kotoran dapat masuk ke bagian-bagian mesin sehingga berpotensi terjadi pengendapan yang nantinya membuat mesin menjadi berkarat.

2. Bersihkan Bagian Mesin yang Penting

Konsumen dapat menyiram dengan air bersih sembari melakukan pengecekan dan membersihkan bagian motor yang penting seperti busi, filter udara, blok silinder, knalpot dan lainnya.

3. Cek Bagian Kampas Rem

Kampas rem yang tergenang air kotoran, nantinya bisa mengeras setelah kering. Alangkah lebih baik jika kampas rem segera diganti agar komponen tetap berfungsi secara optimal.

4. Cek Oli Kendaraan

Jika kendaraan terendam oleh banjir, penggantian oli sangat diperlukan. Oli yang tercampur dengan air akan merubah warna menjadi seperti susu dan berpotensi untuk menghambat kerja daripada mesin motor tersebut.

5. Lakukan Pemanasan

Kendaraan jika Sudah Normal
Buang air yang masuk di dalam karburator, lalu coba untuk panaskan motor selama 3-5 menit sebelum dicoba menaikan Rpm motor. Setelah itu lakukan perawatan/tune up kendaraan di bengkel resmi.
Jika konsumen setia Yamaha mengalami kesulitan dalam melakukan pengecekan terhadap mesin kendaraan, dapat menggunakan layanan Service Kunjung Yamaha (SKY). Teknisi Yamaha akan membantu konsumen untuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan.

Untuk menggunakan layanan ini dapat langsung menghubungi Customer Service Yamaha di 08228 – 7777 – 898.
Informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui @Yamahafriends.

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding

Pos ini dipublikasikan di 150cc, perawatan, tips trik, umum, yamaha dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.