Sisi Lain CBR150R : Bukan Power Bukan Desain

Atasaspal.com – cak…. sugeng siang A’A haturkan dari rumah kost, sekitar 3 menit selatan Terrace Rice, Tegallalang, Ubud, Bali. Ditemani secangkir kopi hitam dan pasangan sehatinya setidaknya mampu menetralisir dingin efek dari belaian sang gerimis yang memeluk dari subuh tadi. Ah… nikmat mana lagi yang kau dustakan… Tapi ngomong-ngomong kita tidak membahas tentang suasana Ubud ya… kita mencoba membahas gacoan Honda dikelas sport full fairing 150 tanah air. Nah emange mau bahas apanya? Maka dari itu skuy lanjut membaca… weleh bahasane jian ndak nguati… wkwkwk…

Seperti mana yang kita ketahui, CBR150R current model adalah model generasi kedua yang diproduksi secara lokal di Indonesia tercinta ini. Dimensi lebih langsing berbanding gen pertama dan konfigurasi mesinnya overstrock meninggalkan konfigurasi overbore. Dan saat ini rumornya juga sedang menyiapkan lahirnya generasi ke 3 yang sekali lagi dalam rumor yang beredar akan kembali memakai konfigurasi mesin overbore dan dimensi yang lebih besar lagi berbanding current gen. Pun juga desainnya yang katanya sih bikin klepek-klepek karena seiras CBR250RR.

Eit lah kok malah ngomongin calon generasi CBR150R terbaru sih sedangkan topik bahasannya bukan hal tersebut. Ayem sori yo cak… btw anggep wae sebagai intermezo. Ok kita kepokok bahasan wae ketimbang nanti malah sampai kemana-mana.

Kemarin salah seorang teman sekaligus tetangga beli CBR150R cak… jujur A’A penasaran kenapa pilihannya motor Honda tersebut secara dikelas ini soal power, kompetitor jelas berada diatas… pun soal desain dan dimensi… ada yang ala-ala motor moto3 dan ada pula yang berdimensi gambot kelas seperempat liter. Nah loh kira-kira apa yang melatarbelakangi pilihan do’i?

Lain padang lain belalang lain lubuk lain ikannya dan lain orang tentu lain sudut pandangnya, lain citarasanya cak. Setidaknya peribahasa itu berlaku dalam case ini. Disaat yang lain memilih power besar, torsi badak yang secara desainnya pun menurut A’A soso lah.. soal desain soal selera sih sebenarnya…. Do’i meminang CBR150R. Opo alasane?

Menurut Do’i, bukan power bukan desain tapi Brand Image dan riding position ! Yup… Brand Image… bicara satu ini memang CBR150R sudah mengakar begitu kuat dengan terbukti harga bekasnya juga berada diatas kompetitor. Dan soal riding position… dengan berlatar belakang kerjaan yang tiap hari melakukan perjalanan diatas 100km, posisi riding menjadi faktor pertimbangan lainnya… buat apa ala ala racy tapi boyok kesiksa? Begitulah ujar do’i.

Posisi riding CBR150R yang nyaman dan lebih bersahabat pada punggung dan lengan menjadi latar belakang. Maklum cak…. usia diatas 40 tahun sudah masuk kategori balong tuwo walaupun jiwa tetap mendamba muda…. ea ea eaaaaa… Yup… CBR150R bukan tentang desain bukan tentang power tapi lebih kepada brand image dan riding quality. Menurut sampeyan gimana cak?

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding

Pos ini dipublikasikan di 150cc, honda, opini dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.