atasaspal.com – Kang bro… Aseli hari minggu kemarin A’A geregetan karena tidak bisa menyaksikan aksi Super Mario Suryo Aji, Pembalap belia asuhan AHM bertarung di IATC Seri Thailand Race 2 kare DNF di lap awal. Masalahnya sukup sepele karena ke-DNF-an sang Rookie bukan karena jatuh tapi karena mesin mati di tikungan terakhir. Begh jan mentolo nyokot remote kang… Ya kang… mungkin rasa ini adalah akumulasi dari 3 race awal yang mana Super Mario selalu bertarung untuk memperebutkan podium tertinggi namun pada race 4 atau race 2 Seri Thailand semua tidak sesuai harapan.

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Mengimbas tentang 4 Race di 2 Seri awal IATC 2018, Pada race 1 Sri 1 di Losail Qatar, sang pembalap mampu membuat lawan mengerahkan kemampuan hingga limitnya karena pemenang hasil race harus dilihat lewat foto. Begitu juga pada race 2… sang pembalap selalu berada dirombongan depan namun harus puas berada diposisi 5 menyentuh garis Finis. Di Seri 2 Thailan Race 1? Lagi2-lagi cah Magetan ini tampil apik dan brilian… Sekali lagi Kobuchi dibuat tidak dilepaskan sampai tikungan akhir menjelang finis walaupun lagi-lagi Mario harus puas finis posisi 2. La race 2?
Apes kang… sudah start dari Pit Lane karena mesin mati menjelang balapan, kendati secara logisnya berat kans untuk bertarung didepan karena kecepatan motor yang nyaris identik namun tak memupuskan semangat dukungan yang ada. Dan saat harapan ini semakin tinggi untuk menyaksikan sang pembalap menapaki podium untuk ke 3 kalinya mendadak semuanya ambyar tak berbekas karena mesin motor kembali mati sebelum tikungan terakhir… waladalah jan apes ora kaping-kaping kang…
Namun tenang kang… akhir pekan yang kelabu dan kelam tersebut tidak mematahkan semangat sang pembalap karena sang Pembalap sudah bertekad untuk bangkit di Sepang dan targetnya ora gemen-gemen kang… Juara jadi target mutlak sang pembalap! setidaknya itu yang tercermin dari postingan IG Astra Honda Racing Team.
“Saat saya sedang mencoba mengejar ketinggalan karena start dari Pit Lane, motor saya kembali mati sebelum tikungan terakhir. Saya pun tak bisa melanjutkan balapan. Tapi di Sepang saya akan buktikan bahwa saya bisa (juara).”
Semoga di Sepang Mario SA bisa menapaki podium tertinggi untuk pertama kalinya di IATC 2018 setelah harus menunda selama 4 balapan awal… Podium tertinggi sudah semakin dekat, Kejar dan Raih Cak! Kami selalu mendukungmu! Go merah putih Go!!!!
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding…
