Motor Ini Bagus… Tapi Sayang Kok Bukan Honda… Apakah Irit?

aerox

atasaspal.com – Kang bro… mendadak A’A mesem ngguyu sendiri teringat kejadian masa lampau berpuluh tahun yang lalu… Ini zaman-zaman A’A masih sekolah SMP cak… masa dimana waktu itu Honda menjadi brand rajanya irit…. Kasar kata jika diibaratkan perbedaan konsumsi BBM motor Honda dengan brand lainnya sendok lawan cangkir. Bedane jauh banget cak… Hal ini lumrah karena saat itu hanya Honda saja yang bermain di segmen 4 tak… sedangkan yang lainnya masih keukeuh dengan mesin 2 tak. Maklum kang… masa itu adalah masa keemasan motor bermesin 2 tak. Dan tak pelak kedatangan pemain baru saat itu Suzuki dengan Shogun-nya dan Yamaha dengan Crypton-nya pada awalnya banyak yang mencibir, banyak yang mempertanyakan kualitasnya..

honda-grand-tahun-97

Yup, kedatangan 2 pemain baru segmen 4 tak itu menimbulkan berbagai pendapat miring misalnya soal ketahanan mesinnya, … maklum cak… mindset konsumen saat itu motor 4 tak ya Honda, motor irit ya Honda… dan ini bisa dimaklumi. Masih segar juga dalam ingatan opini-opini  miring mengemuka disekitar A’A… Dan opini miring ini datang dari tetangga-tetangga A’A saat mengetahui Suzuki mengeluarkan Shogun gen pertama untuk menyaingi Honda Grand…

Awal ceritanya saat teman bapak pulang dari Malaysia dan datang kerumah dengan mengendarai Suzuki Shogun yang masih gres kinyis-kinyis… Aseli kang suaranya itu jan alus banget nih motor… Dan tetangga rumah yang memang kenal dengan kenalan bapak datang menghampiri dan bertanya… montormu anyar iki merk opo? (motormu baru ini merk apa?) Suzuki Shogun jawab teman bapak. Loh Suzuki? kok ngetokne montor ora uli sampingan? (Loh Suzuki? kok mengeluarkan motor tanpa oli samping?) Iyo iki, anyar… (benar ini, baru). Ngeneiki opo yo irit koyo Grand? (Begini ini apakah juga irit kayak Grand?)Lah kok tuku Suzuki, opo ora wedi lak ndang amoh? (lah kok beli suzuki, apa tidak takut cepat rusak?) ora lah… wong Suzuki ki yo merk apik kok (tidak lah… kan Suzuki merk bagus). Montormu iki apik modele tapi sayang kok uduk Honda (Motormu ini bagus desainnya tapi sayangnya kok bukan Honda).

Suzuki Shogun generasi pertama

Dari sekelumit cerita diatas itu hanya salah satu saja opini yang meragukan kualitas motor 4 tak non Honda waktu itu kang… dan opini-opini miringpun juga deras mengalir saat Yamaha Juga nyemplung kepasar dengan merilis Crypton. Namun siapa sangka dari keberanian kedua pabrikan jepang ini ikut bersaing disegmen 4 tak, masa keemasan mesin ini dimulai… Dari desain Honda Grand yang elegan banget dan mungkin konsumen sudah sedikit jenuh dengan desain yang itu itu saja, Suzuki dan Yamaha datang menawarkan desain yang fresh dan harga yang bersaing…

Hasilnya bisa ditebak cak… kedua motor tersebut yang awalnya mendapat cibiran dan opini miring perlahan tapi pasti mulai bisa memikat hati konsumen… Ujung-ujungnya bisa ditebak… dengan penerimaan market yang baik, akhirnya membuat Honda mau tidak mau merilis Supra gen pertama… Honda menyadari betapa besar potensi kedua kuda besi tersebut cak… Setelah itu? Motor legendaris seperti FIZR dan Satria mulai ditinggalkan dan market mulai digerojok dengan motor 4 tak sebut saja Vega, New Shogun 125, Yamaha Jupiter dan lain-lain… Disini Image Honda raja irit masih tetap tidak bisa diusik… motor 4 tak boleh tidak hanya Honda namun Irit ya tetap Honda….

Tahun berganti tahun dan dunia sudah mengalami ledakan teknologi yang jauh lebih canggih berbanding berpuluh tahun lalu diawal Suzuki dan Yamaha merilis motor 4 tak pertamanya di Indonesia. Tentu dengan teknologi yang sudah sedemikian canggihnya pabrikan akan menjadi lebih leluasa dalam meracik bakal produknya. Namun satu yang tidak pernah hilang dari Honda, Image Irit menancap dan mengakar kuat dihati konsumen kendatipun jargon marketing ini sudah lama banget ditinggalkan dan beralih ke jargon cari aman. Lantas pertanyaannya, seirit apa motor brand lain berbanding Honda?

Disini A’A tidak akan menulis tentang komparasi irit dari ketiga brand tersebut karena diluar sana para teman-teman Blogger dan Media sudah banyak banget yang mengulas adu irit tersebut kang… Selain itu, dizaman sekarang ini, pada kelas yang sama, A’A menilai bahwa irit itu hanyalah sebuah sugesti belaka… Lah kok? Yup, Dengan teknologi yang sudah sedemikian canggihnya, peranan keiritan sekarang ini ada pada tangan kanan sang rider… semakin smooth tangan kanan muntir selongsong gas, maka motor juga akan semakin irit…paling bedanya motor satu dengan lainnya ya cuman sa incrit tok…

Last, motormu ini bagus tapi kok bukan Honda… Aseli jan mesem-mesem dewe cak teringat kisah berpuluh tahun lalu… Apakah irit? ya tergantung tangan kananmu….

 

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding…

Pos ini dipublikasikan di honda, opini, suzuki, umum, yamaha dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s