atasaspal.com – kang bro…. Dirilis pada tahun 2016 silam, BeAT Street sang versi trondol dari varian Honda BeAT yang memang dilahirkan untuk merecoki eksistensi gacoan Yamaha yakni X-Ride, pada awalnya di Tulungagung A’A jarang sekali melihat penampakannya dijalanan Tulungagung, tempat tinggal A’A. Hal ini berbeda jauh dengan kota tetangga yakni Kediri dan Blitar. Walaupun tidak seramai Kediri, namun di Blitar penampakan Honda BeAT Street masih lebih sering bisa ditemui daripada di Tulungagung… Itu keadaan tahun lalu kang…

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?

La sekarang gimana? Apakah di Tulungagung BeAT Street masih jarang penampakannya seperti yang pernah A’A senggol di artikel terdahulu ataukan ada peningkatan? Bicara peningkatan ya memang ada peningkatan walaupun tidak se-massive Kediri ataupun Blitar kang… Namun untuk melihat BeAT Street melenggang dijalanan bukan merupakan sesuatu yang sangat susah berbanding tahun lalu. Hal ini wajar karena sang kuda besi sudah mulai mengaspal sekitar setahun lalu. Lantas apakah ini tandanya BeAT Street sudah mulai bisa memikat hati konsumen di Tulungagung?
Bisa iya juga bisa tidak kang… namun jika berkaca positioning sang versi trondol BeAT ini yang sebagai motor segmented alias pada area market yang terbatas yang pada Februari 2018 ini berharga OTR Tulungagung Rp 16.910.000.-, ini walaupun belum bisa dikatakan penjualan BeAT Street ini menggembirakan namun bukan berarti penetrasinya kepasar itu mengecewakan. Ya, tahulah… motor-motor tersegmentasi pada market yang kecil laju penjualannya pun tidak sebesar market biru lainnya…
Lantas kira-kira dengan penerimaan pasar yang sebegini yang A’A menyebutnya cenderung flat, apakah BeAT Street facelift sudah masuk kedalam agenda AHM untuk segera direfresh biar lebih bisa memikat hati konsumen karena sang kompetitor sudah melakukan facelift pada X-Ride, sang matic adventure… So, Honda BeAT Street apa kabarmu kini? ternyata masih diterima pasar walaupun cenderung flat kang…
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
Keep Safety Riding…

Pertamax kah?
SukaSuka
mungkin lakunya lebih banyak di kota kota besar, kalau kota kecil saya juga masih jarang lihat
SukaSuka
coba dari email desain “remix” jadi basis Honda BeAT street, dijamin dah tanjung kipul laku kayak kakaknya beAt eSP sporty.
SukaSuka
coba dari awal desain “remix” jadi basis Honda BeAT Street, dijamin dah tanjung kipul laku kayak kakaknya BeAT eSP Sporty.
SukaSuka