BeAT Street… Di Tulungagung kok jarang melihat penampakannya dijalan ya…

aerox
atasaspal.com – Bro sist sekalian… Alhamdulillah pas tahun baru 2017 kemarin yang kebetulan A’A mendapatkan 3 orang tamu kehormatan antara lain Kang Marnu Triono punggawa warungbiker.com dari Tlatah Kediri, Bro Zainal Abidin sang komentator yang idem tapi menghanyutkan dan Bro Dony Slendrosa yang merupakan teman A’A di YROC-TA yang juga sering memberikan reportase kepada lek IWB dan Wak Haji tentunya… Seperti biasa kopdar kecil-kecilan dilapak A’A yang masih compang-camping ini tak lepas dari obrolan otomotif… bahasan tentang isu produk baru yang akan brojol dan tentunya tentang kuda besi yang sudah dilempar kepasaran…

ahm_5

Obrolan santai ini semakin lama akhirnya terseret kepada sang BeAT Street… metik versi telanjang dari Honda BeAT… lah emange ada apa?  Setelah sekian bulan dan entah berapa kali A’A turun gunung ke Ngunut, Tulungagung, Rejotangan dan beberapa tempat yang bisa dikatakan menjadi pusat keramaian…. Sejauh jalanan yang A’A lewati, lakok cuma dua kali melihat penampakan dari sang Skutik Nakal milik Honda ini…

Berhubung pas ada Kang Marnu Triono yang berasal dari luar Kota, A’A mencoba bertanya tentang eksistensi BeAT Street di Kediri Kota Tahu Taqwa… Do’i pun memberi tahu bahwa sang skutik laris manis didaerahnya “Rame banget kang, selalu sold out… la disini gimana?” timpal beliau… walah sini kok sepi ya kang….

Yup, berawal dari obrolan ini, sedikit banyak bisa ditarik kesimpulan bahwa sang skutik nakal menggemaskan ini lebih bisa diterima Konsumen Kediri ketimbang Tulungagung… Apakah pendapat A’A ini berlebihan? mungkin iya mungkin juga tidak tapi ketika kita sudi membandingkan penuturan Kang marnu dengan apa yang A’A lihat dan alami langsung dijalanan Tulungagung, rasanya tidak berlebihan karena disitu A’A disajikan satu fakta bahwa di Tulungagung sini BeAT Street memang jarang sekali kelihatan sosoknya.

BeAT Street… Di Tulungagung kok jarang melihat penampakannya dijalan ya… Apa ada yang kurang mengena dengan sang kuda besi tersebut ataukah memang karena faktor lainnya? menurut Panjenengan Pripun Pakde?

Pos ini dipublikasikan di honda, matik, opini, umum dan tag , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke BeAT Street… Di Tulungagung kok jarang melihat penampakannya dijalan ya…

  1. Ping balik: Motor 2 tak yang dirilis tahun 1983 inikah leluhur Honda Beat? | atasaspal

  2. Ping balik: Honda BeAT Street Apa Kabarmu Kini? | atasaspal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.