atasaspal.com – Pakde… Pada kebiasaannya tak jarang kita temui pada motor-motor remaja masa lalu (merasa sudah tuwir ini kang…) dioprek agar motor kesayangan menjadi lebih bertenaga dan kencang… Bukan hanya ECU atau CDI serta koil saja yang dioprek namun juga busi. Ya, pada yang punya budget sih paling ganti dengan busi racing, namun bagi sebagian remaja sekolahan yang kadang uang saku sekolah saja pas-pasan, memotong kepala busi biasanya dijadikan opsi utama karena keterbatasan biaya kang… Lantas benarkah dengan memotong elektroda busi (kepala busi) motor menjadi lebih bertenaga?

- Puluhan Ribu Bikers Antusias Menyaksikan Karya Modifikasi di Final Battle HMC 2026
- The Day: Luka Debu dan Senyum Kemenangan; Pulang dari Lautan Saudara di Ambarawa
- Ediyan! HBD 2026 Pecah Rekor!
- Menemukan Rumah di Antara Aspal dan Persaudaraan: Kisah Perjalanan Honda Bikers Day 2026 Ambarawa
- Menyapu Penat di Kelok Selo: Catatan Hari Pertama Menuju Honda Bikers Day 2026
- Gratis BBM 300K! Buruan Beli Honda BeAT!!!
- Rindu yang Menolak Diam Menuju Honda Bikers Day 2026 Ambarawa
- Ke Gunung Kawi Bukan Pesugihan Tapi Mystery Ride!
- Menakar Elegansi Sang Naked Fighter: Eksplorasi Harian Bersama Yamaha New MT-25
- Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable!
Jawabannya adalah benar adanya kang… dan hal ini juga diakui oleh Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, meskipun ada efek positif dan negatif dari pemotongan elektroda busi namun memang tenaga cepat terdongkrak alias cepat njengat cak… Hal ini disebabkan karena tidak adanya lagi hambatan dari bentuk elektroda asal sehingga penyebaran api semakin cepat karena sejatinya teknologi busi dibuat dengan prinsip utama untuk meredam efek quenching. Yaitu efek dimana inti api diharapkan tidak terlalu cepat padam pada proses pengapian.

Namun… cara memotong kepala busi ini selain ada efek positif yakni bisa membuat motor ngacir, namun ada juga efek negatifnya yakni selain busi akan menjadi gampang aus dan rusak karena disebabkan oleh pergeseran titik pengapian, juga terjadi penumpukan karbon yang lebih cepat di ruang bakar dan busi. Waladalah… efek negatif pemotongan kepala busi itu banyak banget ya? So, setelah sekarang tau efek buruk dari pemotongan kepala busi, kira-kira masih akan pakai busi oprekan atau pakai busi yang berkualitas?
“Pergeseran titik pengapian, maka percikan api yang diterima akan mengalami pergeseran. Akibatnya busi akan cepat aus dan terjadi penumpukan karbon yang lebih cepat di ruang bakar dan busi, serta umur busi yang jelas cepat rusak,”
“Maka kalau ingin dapat efek dari pengapian yang lebih baik, disarankan pengguna dapat mengganti busi standar dengan busi berbahan logam mulia,”
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
Keep Safety Riding…

Setuju deh..
SukaSuka
nek kurang kenceng tangki BBM isi kapur barus sisan hehehehehe….. 😆
SukaSuka