atasaspal.com – Brosis…. menjadi kuda besi dengan power paling kecil dikelas sport fairing 150cc tanah air saat ini, dikelas yang acuannya adalah power oriented tidak lantas membuat penjualan CBR150R tenggelam oleh kelebihan-kelebihan yang ditawarkan para kompetitor. Diakui atau tidak, walaupun kalah secara spek power, sang DOHC Engine racikan Honda ini masih mempunyai pesona dan daya pikat tersendiri yang sulit untuk ditolak oleh kalangan biker! Emange opo? hayuk lanjut membaca…

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
A’A mengada-ada atau bahkan berlebihan? tidak kang… sama sekali tidak… untuk faktanya monggo semak saja data AISI lima bulan pertama 2017. Lantas apa sih sebenarnya kelebihan CBR150R hingga membuatnya tetap laris manis bak kacang goreng dimarket kelas sport fairing 150 tanah air ditengah gempuran para kompetitor? Ada beberapa sebab antara lain nama besar sang kuda besi, konfigurasi DOHC yang tetap mempunyai value lebih di mindset konsumen dan juga tentunya kenyamanan. Setidaknya itulah A’A ketahui dari para sahabat penyemplak CBR150R yang pernah ngobrol dengan A’A.

Bicara nama besar, jelas nama CBR150R sudah tidak bisa diragukan lagi sepak terjangnya kang… Bicara DOHC, bukankah sekarang ada suzuki GSX-R150 yang berkonfigurasi DOHC overbore yang lebih superior soal power berbanding CBR150R yang mengaplikasikan konfigurasi overstroke (near square)? Belum lagi kalau membahas overstroke (near square), bukankah disana bercokol All New R15 dengan mesin SOHC yang memang secara power lebih powerful? Bahkan ada beberapa sindiran yang mengatakan DOHC kok overstroke kayak SOHC. Lantas kok bisa ya CBR150R tetap laris manis ditengah gempuran para rival?
Selain nama besar yang melegenda, menembus dan mengakar kuat di mindset konsumen layaknya brand Ninja, kenyamanan yang ditawarkan CBR150R inilah yang menjadi pembeda dan daya tarik utama sang kuda besi dilirik dan kemudian dibeli oleh biker karena praktis pada segmen ini hanya CBR150R lah yang memberikannya. Kompetitor? Diakui atau tidak, soal kenyamanan ini kompetitor masih dibawah. Kalau masih ragu atau bahkan kurang percaya, monggo jajal wae produk kompetitor kang…

Dari hal diatas tidak berlebihan rasanya bila disimpulkan bahwa CBR150R laris manis dan menjadi idola para biker yang mengutamakan kenyamanan berkendara jarak menengah atau bahkan jarak jauh berbanding biker yang berorientasi power oriented. Karena kalau bicara power oriented, sekali lagi dikelas ini ada GSX-R150 dan New R15 yang memang lebih powerful.
So, dengan adanya 3 produk yang ada sikelas sport fairing 150 Indonesia yang menawarkan cita rasa masing-masing, jelas akhirnya kita sebagai konsumen lah yang diuntungkan… mau kenyamanan ataupun mau power, semua sudah terakomodasi dan kita sebagai biker tinggal menentukan pilihan… CBR150R tetap laris manis? Sudah tahu kan jawabannya… La menurut Panjenengan semua piye kang?
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
Keep Safety Riding…

Kenyamanan ini indikatornya sangat luas
SukaSuka
Dalam hal ini, posisi riding dan maaf untuk bokong tidak gampang panas dan kebas pak… kalau menurut njenengan?
SukaSuka
Masuk akal. Selama ini riding position CBR150 selalu sama, tidak pernah berubah walau desain berubah. Itu yang dijual oleh Honda
SukaSuka
Iya pak.. dan ini tidak ditemukan pada kompetitor….
SukaSuka
Nyaman buat orang yg kurang peduli atau sayang sama motornya sih menurut ane, secara suara mesinnya itu lho, bikin dagdigdug, haha, sampe harus upgrade helm biar hati lebih tenang, terutama rpm di atas 7000, euihhh, rasa overstroke bgt 😂😂😂
SukaSuka
Nah nah nah….
SukaSuka
Tp secara sasis dan ergonomi emang juara sih, feelnya itu lho, terutama buat speed 60-80an buat cornering, trus jg tangki yg feelnya enak buat d jepit paha, jos lah, minus mesin aja menurut ane
SukaSuka
Ergonomi ini memang faktor pembeda antara honda dan kompetitor kang….
SukaSuka
Bentar lagi juga turun penjualannya
SukaSuka
Minimal masih bisa bersaing sebelum produk selanjutnya dirilis…. cmiw
SukaSuka
Seperti itu?
SukaSuka
Iyess pak… la menurut njenengan bijimane?
SukaSuka
Yups.. manut
SukaSuka
woooot… kok manut pak?
SukaSuka
Honda gitu lohh
SukaSuka
Mengambil pendekatan berbeda berbanding kompetitor
SukaSuka
Pembeli yg beroirientasi harga jual kembali dan dipengaruhi orang tua secara orang tua sudah tertanam bahwa motor irit ya honda
SukaSuka