atasaspal.com – Pakde…. Bicara Yamaha dan Honda ibarat kata penjual dan pembeli, elu jual gua beli. Begitulah gambaran kasarnya karena pada setiap lini segmentasi, mereka mempunyai gacoan yang siap ‘dibenturkan’. Ok mari kita coba bedah pelan-pelan tapi awas jangan sampai ketiduran.

- Perkuat Solidaritas Komunitas Honda di Jawa Timur, Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Ngawi Deklarasi
- Ini Konsumen Beruntung Raih Hadiah Utama Honda PCX160 CBS Ngawi!
- “Sunmori Ride in Style” Cara Honda Stylo 160 Hadirkan Pengalaman Stylish Riding
- 8 Kota Lokasi Honda Premium Matic Day 2026, Cek Lokasinya!
- New Honda Stylo 160 Mendapat Respon Positif Masyarakat di Berbagai Kota
- Ada Namamu. Resmi! Ini Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar!
- #Cari_Aman untuk Pelajar, Pastikan 17 Tahun dan Punya SIM.
- Thailand Talent Cup 2026 Jadi Ajang Unjuk Dominasi Pembalap Belia Astra Honda
- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
Pada sektor matik retro fasionable, jika Honda punya Genio dan Scoopy, disisi Yamaha ada Fino, Fazzio dan Grand Filano dengan diferensasinya masing-masing.
Pun juga pada segment matic unisex low level, saat Honda mempunyai duet BeAT dan Vario 125, maka Yamaha mengandalkan Mio 125 series yang bermain diantara keduanya sebagai jagoan.
Namun jika dikerek keatas sedikit lagi, saat Honda mengandalkan Vario 160 sebagai andalan, disisi Yamaha tidak mempunyai lawan sepadan karena Aerox 155 vva dari segi visualitas lebih ke manly ketimbang unisex layaknya Vario 160.
Disegmentasi ini Vario 160 bermain sendirian dan terlihat begitu sempurna karena satu sebab yakni tidak ada kompetitor sebagai pembanding. Ya, Vario 160 tidak ada lawan sepadan!
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding

