atasaspal.com – Pakde…. Bicara Yamaha dan Honda ibarat kata penjual dan pembeli, elu jual gua beli. Begitulah gambaran kasarnya karena pada setiap lini segmentasi, mereka mempunyai gacoan yang siap ‘dibenturkan’. Ok mari kita coba bedah pelan-pelan tapi awas jangan sampai ketiduran.

- New Honda Vario Evo 160 Menyebarkan Sihir Di Tanah Jenggala
- Naik Vario Evo 160 Berasa Arya Kamandanu Nagih Janji Torsi?
- Jamda Honda ADV Jawa Timur, Solidaritas di Ujung Timur Blambangan
- Ngerasain Taksu Vario Evo 160 di Bali: Dari Satset Kota hingga Menemukan ‘Taksu’ di Penglipuran
- Berburu ‘Evolusi’ Vario 160: Dari Arena Sawunggaling ke Lensa Kamera
- Saatnya Tampil Ekspresif Bersama New Honda BeAT Terbaru
- Beli PCX Cuma Gara-gara Warna? Roro Kembang Sore Juga Dulu Bikin Orang Lupa Logika!
- Resmi Rilis! MPM Honda Jatim Hadirkan Workshop, Test Ride dan Promo Menarik Vario Evo 160!
- Resmi Rilis! Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
- Pererat Kebersamaan Ayah dan Anak, MPM Honda Jatim Ajak Lewat PCX160 Bikers Playland di Prigen.
Pada sektor matik retro fasionable, jika Honda punya Genio dan Scoopy, disisi Yamaha ada Fino, Fazzio dan Grand Filano dengan diferensasinya masing-masing.
Pun juga pada segment matic unisex low level, saat Honda mempunyai duet BeAT dan Vario 125, maka Yamaha mengandalkan Mio 125 series yang bermain diantara keduanya sebagai jagoan.
Namun jika dikerek keatas sedikit lagi, saat Honda mengandalkan Vario 160 sebagai andalan, disisi Yamaha tidak mempunyai lawan sepadan karena Aerox 155 vva dari segi visualitas lebih ke manly ketimbang unisex layaknya Vario 160.
Disegmentasi ini Vario 160 bermain sendirian dan terlihat begitu sempurna karena satu sebab yakni tidak ada kompetitor sebagai pembanding. Ya, Vario 160 tidak ada lawan sepadan!
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding

