atasaspal.com – Pakde… Saat tadi A’A membuat sebuah Story WA, tentang Yamaha Fazzio yang mana disitu A’A menuliskan caption ‘ Fazzio… Dipakai dewasa, kesan luxury begitu terasa. Dipakai remaja enggak usah pakai tebar pesona semua terpana.’ Nah… Ternyata ada yang me-replay Story tersebut dengan sebuah pertanyaan ‘Kalau Scoopy piye pak?’. Sebuah pertanyaan sederhana namun sukses membangkitkan diri ini untuk menulis tentang sang matic retro fashionable Honda yang harga OTR Tulungagung mulai 22 jutaan ini.

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Ya, tiap kali bersama dan ataupun ‘bersinggungan’ dengan sosok ini selalu menjadi sesuatu yang spesial karena seringkali melahirkan diskusi-diskusi hangat, memperdalam wawasan, memperkaya knowledge diri ini yang begitu cetek juga mampu menginspirasi untuk menjadikan semua uneg-uneg dan opini tertuang dalam sebuah artikel. Matur tengkiyu pak bro…
Lalu dimana posisi Scoopy?
Berawal dari pertanyaan ringan tersebut, sebagai pengguna Honda Scoopy yang menemani berbagai mobilitas harian, jujur Scoopy hingga saat ini tetap selalu dihati walaupun tidak dipungkiri bahwa memang sudah waktunya untuk improvisasi. Matic fashionable ini sudah terlalu lama ‘terbiarkan’ ditengah masive-nya jepitan kompetitor yang fresh dan kekinian.
Ya, Scoopy sudah waktunya dipermak pada tingkatan major facelift, bukan hanya minor facelift atau bahkan hanya sekedar di-refresh dengan warna baru dan grafis baru hanya untuk sekedar ‘bertahan’ pada sepak terjang kompetitor yang datang bertalu-talu. Bisa-bisa Brand Image yang terbangun kokoh selama ini akan luntur seiring zaman yang selalu menuntut adanya pembaharuan.
Soal cinta, soal loyalitas itu adalah bagian dari perasaan yang mungkin juga terkadang tidak bisa dirasionalkan. Namun yang namanya berpegang pada perasaan, acapkali cinta bisa berpaling saat melihat yang bening pada yang lain. Jika dirasa bisa diraih maka perasaan sayang, rasa cinta pada yang sekarang akan ditinggalkan untuk mendapatkan sesuatu yang baru yang dirasa lebih worthted dari segala sisi. Bukan sesuatu yang aneh karena bahkan batu karang yang keras saja bisa tergerus oleh tetesan air.
Ah… Jadi ngelantur sampai kemana-mana padahal niatnya hanya ingin sedikit menuliskan opini ringan dan share info terkini Honda Scoopy, sang fashionable matic, sang outer apparel remaja putih abu-abu masa kini dan sang volume maker Honda ini. Yawes segini dulu daripada malah melebar tentang derita sebuah cinta ungkapan Chu Patkay dalam serial Kera Sakti.
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding

