atasaspal.com – Sugeng dalu pakde… semilir hembusan angin dingin Pucanglaban berkolaborasi dengan hujan yang turun menyapa; walaupun sesaat namun membuat ingatan ini diseret secara paksa untuk berdamai dengan hati saat memori masa lalu menari indah dan menggoda. Argh…. tak seperti biasa nostalgia ini begitu menggelora dan membahana. Bak air hujan tertampung dalam cekungan, kemudian menggenang untuk selanjutnya perlahan surut, perlahan menghilang hanya menyisakan bekas. Bekas yang harus akur pada kerasnya seleksi alam.

Ilustrasi
- Setitik Nyala di Bumi Blambangan: Rindu Yang Tak Pernah Padam
- New Honda Vario Evo 160 Menyebarkan Sihir Di Tanah Jenggala
- Naik Vario Evo 160 Berasa Arya Kamandanu Nagih Janji Torsi?
- Jamda Honda ADV Jawa Timur, Solidaritas di Ujung Timur Blambangan
- Ngerasain Taksu Vario Evo 160 di Bali: Dari Satset Kota hingga Menemukan ‘Taksu’ di Penglipuran
- Berburu ‘Evolusi’ Vario 160: Dari Arena Sawunggaling ke Lensa Kamera
- Saatnya Tampil Ekspresif Bersama New Honda BeAT Terbaru
- Beli PCX Cuma Gara-gara Warna? Roro Kembang Sore Juga Dulu Bikin Orang Lupa Logika!
- Resmi Rilis! MPM Honda Jatim Hadirkan Workshop, Test Ride dan Promo Menarik Vario Evo 160!
- Resmi Rilis! Evolusi Terbaru, AHM Hadirkan Skutik Sporti New Honda Vario Evo 160
Sebuah cerita indah tentang sebuah perjalanan, sebuah perjuangan yang bukan hanya patut untuk dikenang tapi seharusnya bisa dijadikan pelajaran, bisa diambil intisarinya untuk sebuah perbaikan jika alam menghendaki sebuah perubahan. Ya seharusnya begitu kan cak?
Ini bukan melulu cerita tentang aku, kamu, kami, kalian atau bahkan kita. Lebih dari itu!
Saat masa lalu bergelimang sukses, kemudian terlena, ego meninggi dengan begitu congkaknya hingga tak sadar atau bahkan merasa acuh dengan arus perubahan yang mengalir deras. Dan parahnya saat menyadari bahwa perubahan harus diikuti alurnya, semua seakan menjadi sangat terlambat.
Ceruk market sudah kompetitor embat. Menggelontorkan berbagai produk seolah hanya sebagai memperagam varian dagangan karena mindset konsumen sudah beralih pandang. Hi bung, ini bukan melulu tentang seberapa cepat ataupun seberapa kuat tapi lebih kepada siapa yang lebih pandai merayu dan mendapatkan kepercayaan.
Hai lihatlah Dia… tampangnya pas-pasan, bodinya juga soso jika dibandingkan denganmu. Bedanya, Dia pandai bersolek, luwes dalam berkomunikasi dan menampung serta mempertimbangkan apa yang orang lain sampaikan dan harapkan. Nah point terakhir inilah yang tidak ada pada kamu.
So, mulai sekarang tidak usah belagu dan selalu berkata dengan sombong bahwa elu itu tampan, elu itu tajir dan elu itu primadona. Terima saja nasibmu. Ingat ndro…. itu hanya masa lalu. Sekarang elu bukan apa-apa lagi. Segera berbenah dan ikuti arus perubahan jika menginginkan tempatmu masa lalu engkau rengkuh kembali dimasa depan. Atau…. elu tutup mulut rapat-rapat dan pasrah saja. Biarkan cerita indah masa lalu hanya sebagai cerita untuk anak cucu. Ea ea ea eaaaaaaaaa
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding



Ping-balik: Genangan Masa Lalu Hanya Sebatas Cerita Indah Untuk Anak Cucu. | Jatimotoblog