atasaspal.com – Sejumput senyum tersimpul disudut bibir, rahasia apa yang tinggal dalam debaran saat mata ini menatapmu. Ah lah kok malah sok puitis gini padahal ini A’A mau ngebahas obrolan ringan sehabis maghrib diwarung kopi sebelah rumah. Ngobrolin apa? Ngobrolin tentang motor 250cc 4 silinder yang lagi hype diseantero tanah air Indonesia tercinta ini cak. Intinya, pada akhirnya tetap menyeret juga nama Honda khususnya CBR. Wah….

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Yup cak… munculnya ZX250R dengan harga yang bisa dibilang ‘miring’ karena Kawasaki berani memasang harga under 100 juta untuk varian STD dan gak sampai 120 juta untuk varian SE nya memunculkan bani andai. Andaian-andaian jika Honda juga membuat dan merilis CBR250RR 4 silinder akan seperti apa kedepannya.
Lupakan sejenak tanggapan-tanggapan minor yang menyebut sang 4 silinder 1/4 liter pabrikan ijo ini cuman kenceng suaranya saja dan larinya nanti dulu. Toh bagaimanapun juga spek 4 silinder secara performa tetap diatas 2 silinder. Dan ini bukan hanya isapan jempol belaka. Bukan black campaign pula karena banyak media ataupun senior blogger yang sudah mereview dan membuktikannya.
Mungkin, jika kedepannya Honda akan merilis CBR 250RR 4 silinder, jika pertimbangannya murni bisnis semata, harga tidak akan bisa kompetitif alias berada sedikit jauh diatas kompetitor. Kecuali Honda berani ‘tombok’ alias subsidi silang. Yup, beginilah obrolan warung para penikmat kopi. Disruput pelan dan dinikmati sensasi kepahitan alaminya.
Namun sekali lagi jika Honda berani ‘tombok’, maka realisasi rilisnya CBR 250 RR 4 silinder dengan positioning yang value for dompet berbanding kompetitor dengan mengalihkan goal point-nya kepada keperluan kompetisi ataupun dibuat terbatas demi menjaga hegemoni motor terkencang dan tercanggih dikelasnya, CBR 250 RR 4 solinder akan rilis.
Wes rasah pikir jeru-jeru dan dibuat santui saja obrolan santai para penikmat kopi dipegunungsn Pucanglaban, Tulungagung ini cak karena sekali lagi ini hanya obrolan santai, obrolan nggedubus yang terbuka peluang kemungkinan berbalik 180° dari strategi apa yang disiapkan para pemangku kebijakan sayap mrngepak cak.
So, CBR 250RR 4 silider tidak akan kompetitif? Kalau dari segi bisnis mungkin iya cak…. namun dari segi lainnya?
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding


