atasaspal.com – Bali, antara otomotif dan mroyek… kehidupan seperti inilah yang saat inilah A’A jalani… mirip seperti kehidupan A’A dinegeri Upin Ipin beberapa tahun lalu namun bedanya, kala di Malaysia A’A tidak bisa bersinggungan langsung dengan yang namanya roda dua sedangkan di Bali setidaknya A’A lebih leluasa… Namun ya yang namanya pendatang harus lebih bisa menjaga adap berbanding hidup ditanah sendiri…. Haiyah malah curcol…

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Bali untuk kesekian kalinya A’A nikmati bukan hanya hitungan hari seperti kesempatan sebelumnya namun ini dalam beberapa bulan kedepan…. setidaknya sampai Februari tahun depan… itupun jika progress proyek ini berjalan on schedule… lak molor? Ya otomatis tambah suwe maneh cak… 😂😂😂

Semakin lama hidup dibumi Dewata ini A’A semakin bisa merasakan bahwa geliat otomotif pulau ini begitu unik. Yang pertama tentunya perbedaan dengan di Jatim yang mana disana Honda sangat mendominasi sedangkan Yamaha membuntuti sedikit jauh dibelakangnya sedangkan disini kendatipun motor Honda mudah dijumpai, namun jumlahnya masih dibawah Brand Yamaha. Maklum wae cak karena diBali ini Yamaha lah yang menjadi Market Leader roda dua.
Yang kedua adalah kehidupan lalu lintasnya yang begitu saling menghargai antar pengguna jalan. A’A sangat salut keatas kerukunan yang terbina… lah emange gimana sih? Jadi gini kang… di Ubud, dimana A’A domisili, jalanannya bisa dikategorikan sempit. Saban hari A’A lalui untuk berangkat dan pulang kerja mroyek ke Gianyar (tidak jauh dari Stadion I Wayan Dipta) Jalan dua arah hanya bisa dilalui 2 mobil secara bersamaan (dari kelabang muding sampai dengan setelah pasar turis pom belok kiri tembus jalan besar). Namun jika ada motor atau mobil yang parkir dipinggir jalan, dan pada saat bersamaan ada juga kendaraan datang dari arah berlawanan, ya otomatis salah satu yang datang mengalah untuk memberikan laluan terlebih dahulu kepada kendaraan lainnya…. baru kemudian jika sudah clear, bisa masuk melintas meneruskan perhalanan.
Sikap saling menghargai sesama pengguna jalan inilah yang sangat A’A apresiasi…. pokok e manteb tenan cak… Coba kalau keadaan seperti ini ada di Jawa… rak yo wes adu pisuh… Maka dari itulah kehidupan Otomotif Bali A’A sebut unik…. seunik seninya, seindah panoramanya karena Bali adalah seni…
Salam mroyek dipulau Dewata
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding

