atasaaspal.com – Mario Suryo Aji… aseli jan edan banget pembalap muda Indonesia binahan AHM yang berasal dari Magetan Jawa Timur yang bertarung di IATC 2018 ini kang… Pada setiap race, minus Thailand race 2 yag mana ia DND pada lap awal karena masalah teknikal, namanya selalu disebut-sebut oleh komentator karena sihirnya yang mampu memukau siapa saja. Bayangkan…. seorang pembalap belia 14 tahun, seorang debutan namun mampu mengacak-acak peta persaingan kelas ini yang secara umumnya didominasi oleh pembalap-pembalap yang lebih senior dan berpengalaman.

- The Day: Luka Debu dan Senyum Kemenangan; Pulang dari Lautan Saudara di Ambarawa
- Ediyan! HBD 2026 Pecah Rekor!
- Menemukan Rumah di Antara Aspal dan Persaudaraan: Kisah Perjalanan Honda Bikers Day 2026 Ambarawa
- Menyapu Penat di Kelok Selo: Catatan Hari Pertama Menuju Honda Bikers Day 2026
- Gratis BBM 300K! Buruan Beli Honda BeAT!!!
- Rindu yang Menolak Diam Menuju Honda Bikers Day 2026 Ambarawa
- Ke Gunung Kawi Bukan Pesugihan Tapi Mystery Ride!
- Pilihan Warna Baru New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable!
- Gas To Honda Bikers Day 2026, MPM Honda Jatim Ngumpulin Bikers!
- Vario Evo Bikin Gagal Move On!
Tanda-tanda Super Mario SA akan mampu berbicara banyak sudah bisa dilihat dari awal kang…. dari sesi FP maupun QP Do’i selalu nangkring diposisi depan… Jelas ini bikin cekot-cekot pada pembalap yang telah mapan sebelumnya. Lihat saja bagaimana Noguchi harus berjuang mati-matian sepanjang race bukan hanya karena dipepet oleh sang Marq Marquez from Indonesia namun sang pembalap belia tersebut tak jarang mampu meng-overtake pembalap yang digadang-gadang sebagai kandidat terkuat sebagai juara IATC 2018.

Diawali di Losail Qatar… Pada Race pertama, siapa sebelumnya yang menyangka bahwa sang Super Mario akan mampu bertarung dibarisan depan? Namun pada faktanya sang pembalap belia ini bukan hanya mampu bertarung didepan namun bersaing memperebutkan podium pertama hingga hasil balapanpun harus menggunakan foto karena saking tipisnya jarak ketika sampai digaris finis. Noguchi untuk pertama kalinya dibuat mengerahkan semua kemampuannya untuk membendung salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Indonesia ini. Namun sayang kecemerlangan pada race pertama tidak bisa diulangi pada race kedua kang… Sang super Mario harus puas mengakhiri balapan pada posisi kelima… Namun jika menilik bahwa Mario SA adalah pembalap debutan, hasil ini jelas sudah sangat membanggakan!

Lalu pada seri kedua IATC Thailand… Mario SA kembali unjuk gigi… Lagi-lagi lawannya dalah Noguchi! Mario SA kembali tampil trengginas… menguntit, menempel, menekan, mengovertake dan memberi perlawanan yang sangat alot terhadap pembalap jepang tersebut hingga ke tikungan terakhir yang menjadi saksi kang… pada last corner last lap, sang fenomenal ini melebar dan terpaksa membiarkan sang lawan finish duluan dan Do’i kembali berhasil mengamankan podium kedua. Sedangkan pada race 2 seri Thailand, sang pembalap harus mengakhiri balapan jauh lebih awal karena mengalami masalah teknikal pada saat lap awal…
Dari empat race dua seri yang telah dilalui, 2 podium 2, 1 posisi 5 dan 1 DNF jelas potensi Super Mario SA sangat menjanjikan dan tak berlebihan jika jika do’i mampu konsisten sepanjang musim tidak tertutup kemungkinan bahwa Mario akan menjadi juara IATC 2018 ini. Kita nantikan bersama-sama sihir-sihir selanjutnya dari Super Mario Suryo Aji, sang Marq Marquez dari Indonesia…. Go Merah Putih Go!!!
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding…vvvvvvvvvvvvvvv
