atasaaspal.com – Mario Suryo Aji… aseli jan edan banget pembalap muda Indonesia binahan AHM yang berasal dari Magetan Jawa Timur yang bertarung di IATC 2018 ini kang… Pada setiap race, minus Thailand race 2 yag mana ia DND pada lap awal karena masalah teknikal, namanya selalu disebut-sebut oleh komentator karena sihirnya yang mampu memukau siapa saja. Bayangkan…. seorang pembalap belia 14 tahun, seorang debutan namun mampu mengacak-acak peta persaingan kelas ini yang secara umumnya didominasi oleh pembalap-pembalap yang lebih senior dan berpengalaman.

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Tanda-tanda Super Mario SA akan mampu berbicara banyak sudah bisa dilihat dari awal kang…. dari sesi FP maupun QP Do’i selalu nangkring diposisi depan… Jelas ini bikin cekot-cekot pada pembalap yang telah mapan sebelumnya. Lihat saja bagaimana Noguchi harus berjuang mati-matian sepanjang race bukan hanya karena dipepet oleh sang Marq Marquez from Indonesia namun sang pembalap belia tersebut tak jarang mampu meng-overtake pembalap yang digadang-gadang sebagai kandidat terkuat sebagai juara IATC 2018.

Diawali di Losail Qatar… Pada Race pertama, siapa sebelumnya yang menyangka bahwa sang Super Mario akan mampu bertarung dibarisan depan? Namun pada faktanya sang pembalap belia ini bukan hanya mampu bertarung didepan namun bersaing memperebutkan podium pertama hingga hasil balapanpun harus menggunakan foto karena saking tipisnya jarak ketika sampai digaris finis. Noguchi untuk pertama kalinya dibuat mengerahkan semua kemampuannya untuk membendung salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki Indonesia ini. Namun sayang kecemerlangan pada race pertama tidak bisa diulangi pada race kedua kang… Sang super Mario harus puas mengakhiri balapan pada posisi kelima… Namun jika menilik bahwa Mario SA adalah pembalap debutan, hasil ini jelas sudah sangat membanggakan!

Lalu pada seri kedua IATC Thailand… Mario SA kembali unjuk gigi… Lagi-lagi lawannya dalah Noguchi! Mario SA kembali tampil trengginas… menguntit, menempel, menekan, mengovertake dan memberi perlawanan yang sangat alot terhadap pembalap jepang tersebut hingga ke tikungan terakhir yang menjadi saksi kang… pada last corner last lap, sang fenomenal ini melebar dan terpaksa membiarkan sang lawan finish duluan dan Do’i kembali berhasil mengamankan podium kedua. Sedangkan pada race 2 seri Thailand, sang pembalap harus mengakhiri balapan jauh lebih awal karena mengalami masalah teknikal pada saat lap awal…
Dari empat race dua seri yang telah dilalui, 2 podium 2, 1 posisi 5 dan 1 DNF jelas potensi Super Mario SA sangat menjanjikan dan tak berlebihan jika jika do’i mampu konsisten sepanjang musim tidak tertutup kemungkinan bahwa Mario akan menjadi juara IATC 2018 ini. Kita nantikan bersama-sama sihir-sihir selanjutnya dari Super Mario Suryo Aji, sang Marq Marquez dari Indonesia…. Go Merah Putih Go!!!
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding…vvvvvvvvvvvvvvv
