atasaspal.com – kang bro… Menjadi kesatuan dari part-part lainnya disebuah sepeda motor, tentunya ban menjadi komponen yang sangat penting karena bersentuhan secara langsung dengan jalan. Tentunya tekanan angin yang pas pada ban sangat dibutuhkan. Apalagi musim hujan seperti ini. Namun terkadang ada diantara kita yang kurang memperhatikan sektor ini… istilahnya sih yang penting terasa tidak empuk dan tidak kekerasan dan sekedar nyaman sudah memadai. Padahal, efek yang ditimbulkan saat kondisi tekanan angin tidak ideal bisa sangat berbahaya. Apalagi dimusim hujan begini. Nah loh….

- Pasca Touring Ratusan Kilometer Badan Remuk? Kamu Belum Melakukan Trik Ini!
- Jangan Sepelekan! Tips Tetap Kompak Selama Touring: Kesetiaan pada Aspal dan Kepercayaan di Balik Kemudi
- Nyoride Syahdu di NGASAB: Waktunya “Bapack-Bapack” Surabaya Unjuk Gigi Bareng PCX160!
- Gaspol Tapi Tetap Santun: Cara Ladies Biker Rayakan Hari Kartini di ‘Zen on Wheels’
- Waktunya Tampil Keren! Honda Genio Ajak Anak Muda Surabaya City Rolling Sambil Tebar Pesona (dan Tetap Aman!)
- Menjemput Mentari di Ujung Jawa: Catatan Perjalanan Sunrise Of Java Expedition
- Saat Si “Arjuno” Pulang Kampung: Rayain Gaya Bareng Pacar Idaman, Honda Stylo!
- 750 Km Menjemput Pegal: Tutorial Menyiksa Diri secara Estetik bersama ADV 160 RoadSync!
- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
Sebagai penunggang New CB150R, maka A’A akan mengambil contoh dari sang kuda besi kesayangan kang… idealnya tekanan angin ban New CB150R adalah 25 psi untuk ban depan dan belakang 29-33 psi untuk kondisi normal kang… Lantas kalau musim hujan begini gimana? berapakah tekanan angin ideal? Disini A’A mengikuti standartnya saja karena A’A menyadari bahwa pabrikan sudah menghitung tekanan yang cocok saat kondisi basah maupun kering…

Bagaimana jika tekanan angin pada ban dibawah standart yang ditetapkan alias terlalu empuk? Jika tekanan angin ban pada saat kondisi jalan seperti ini maka kemungkinan ban kehilangan traksi terhadap aspal akan lebih besar kang… istilah kerennya sih efek aquaplaning. Hal ini terjadi karena beban tidak ditampung dengan baik oleh ban. Jadi ketika lewat jalan basah dia akan memiliki tingkat floating tinggi, sehingga saat floating terjadi antara karet dan aspal itu ada jarak, makanya tekanannya harus benar.
Lalu bagaimana jika tekanan ban terlalu keras? Jika tekanan ban motor Panjenengan terlalu keras pada saat kondisi jalan basah, maka resiko ban tersebut bergelembung semakin besar atau dalam kata lain ban yang menapak pada aspal hanya tengahnya saja karena pada sisi kanan dan kiri memiliki jarak dengan aspal kang… So, periksalah tekanan ban motor Panjenengan sudah ideal atau belum… Dan semoga sedikit artikel ringan ini bermanfaat untuk kita semua…
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
Keep Safety Riding…

Semacam merk minuman pak
SukaDisukai oleh 1 orang
Iyo pak…. ngiahahaha
SukaSuka