atasaspal.com – Gengz… Berkendara dengan sepeda motor sambil berboncengan sudah menjadi hal yang umum dilakukan, baik untuk keperluan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh; tentu kecuali para pemboneng angin 😂. Btw kendatipun sudah menjadi hal lumrah, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar perjalanan tetap aman dan nyaman bagi pengendara maupun pembonceng. Letsgo kita bahas…

- #Cari_Aman: Hindari 5 Perilaku Berisiko demi Keselamatan Berkendara
- Habis BeAT Terbitlah PCX. Pengundian Terakhir UKH 2025 di Trenggalek, Konsumen Raih Honda BeAT; 2026 Siapkan Honda PCX
- All New Honda Vario 125 Night Ride di Surabaya Dengan Penuh Gaya
- Berhadiah PCX 160, “Untukmu Konsumen Honda”, Menanti Konsumen Banyuwangi
- Antusias Terus Meningkat, “Untukmu Konsumen Honda” Hadir Kembali di Madiun dengan Hadiah Honda Scoopy
- Antusiasme Tinggi, Public Launching All New Honda Vario 125 di Sidoarjo Luber!
- PCX DAY 2025: Prigi 360 Pecah, Ambyar Auto Check Out!
- Uji PCX RoadSync Tenaga Ngempos Di JLS Tulungagung – Trenggalek?
- 3 Fakta Unik Vario 125, Matic Paling Spesial Honda.
- Ready Vario 125 Terbaru! Lebih Ganteng, Lebih Sporty, Sumpah Gak Ngapusi!
1. Pastikan Pembonceng Menggunakan Perlengkapan Keselamatan
Baik pengendara maupun pembonceng wajib menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu yang nyaman. Helm harus terpasang dengan benar agar dapat memberikan perlindungan maksimal.
2. Posisi Duduk yang Tepat
Pembonceng sebaiknya duduk tegak dengan posisi kaki menapak pada footstep yang tersedia. Hindari bergerak secara tiba-tiba yang bisa mengganggu keseimbangan motor.
3. Pegangan yang Aman
Penumpang harus memegang pegangan si pengedara depan atau memegang lutut masing-masing. Pegangan ini membantu penumpang menjaga keseimbangan saat motor berakselerasi, melambat, atau berbelok. Jangan memegang bagian tubuh pengendara untuk menjaga keseimbangan.
4. Jangan Membawa Barang Berlebih
Jika membawa barang bawaan, pastikan tidak berlebihan dan tidak mengganggu kenyamanan maupun keseimbangan motor. Gunakan bagasi atau gantungan yang tersedia agar barang tetap aman selama perjalanan. Seperti Fitur lainya adalah Multi-Function Hook yang bermanfaat untuk menggantungkan barang bawaan secara praktis dengan desain yang dapat dilipat apabila tidak digunakan.
5. Komunikasi yang Baik
Pengendara dan pembonceng sebaiknya berkomunikasi sebelum perjalanan untuk menghindari gerakan mendadak yang bisa membahayakan. Jika ada kebutuhan mendadak, pembonceng sebaiknya memberi kode dengan sentuhan ringan ke bahu pengendara.
6. Hindari Berkendara dengan Lebih dari Satu Pembonceng
Sepeda motor dirancang untuk dua orang. Membawa lebih dari satu pembonceng sangat berbahaya karena dapat mengganggu keseimbangan dan kestabilan motor.
7. Kecepatan yang aman:
Penting untuk mengikuti aturan lalu lintas dan mengendarai dengan kecepatan yang aman dan sesuai dengan kondisi jalan serta batasan kecepatan yang berlaku. Jangan mengendarai terlalu cepat atau melakukan manuver yang berisiko tinggi. Pastikan selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak melaju dengan kecepatan berlebihan, dan tetap waspada terhadap kondisi jalan serta kendaraan lain di sekitar.
“Selalu perhatikan keselamatan dan kewaspadaan saat berboncengan. Pastikan pengendara maupun yang dibonceng merasa nyaman dan cari_aman saat berkendara di jalan.” kata Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.
Dengan mengikuti tips di atas, perjalanan dengan sepeda motor akan lebih aman dan nyaman, baik untuk pengendara maupun pembonceng. Selalu utamakan Cari_aman dalam setiap perjalanan.
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding

