Saat Konsumen Spesial ‘Terabaikan’, Mau Gimana Lagi…

aerox
aerox

atasaspal.com – Cak… Toko disebelah rumah A’A dulunya adalah sebuah distributor yang besar yang menjual dan menyalurkan berbagai barang kebutuhan kepada mitra-mitranya… Bahkan menjadi salah satu Distributor yang secara line up produk jualan bisa dibilang lengkap… Kualitas dagangannya pun kelas satu dan menjadi salah satu Agen terbesar didaerah A’A… Namun entah dimana salahnya, lambat laun seiring waktu berganti, Distributor yang komplit itu semakin sepi dan line up dagangannya pun semakin sedikit…

pelayanan konsumen

Ujung-ujungnya bisa ditebak… Toko-toko yang disuplay pun terpaksa menjual barang dagangan ala kadarnya alias itu-itu saja… Mencoba bertahan… namun seleksi alam akhirnya membuat sebagian mereka bertekuk lutut, kolaps dan terpaksa menutup tokonya… Piye maneh cak ketika biaya operasi lebih besar dari pendapatan.. arep mangan opo? karyawan arep digaji opo? Miris banget cak keadaannya…..

Hingga akhirnya secercah harapan muncul saat terjadi perubahan pada pos-pos penting sang Distributor… Berbagai terobosan dan produk baru dihadirkan, toko yang bertahan dalam kelunglaian mulai bersemangat lagi… Belum cukup sampai disitu, sang Distributor kembali memperlebar jaringannya dengan menambah toko-toko satelit… Harapannya satu cak… Mereka bisa segera kembali eksis…

Namun sayang dalam perjalanannya tidak semudah teori… Saat Distributor mencoba sekuat tenaga memperbaiki segala sisi, baik dari line up produk dan pelayanan, disisi yang lain nyatanya langkah ini kurang bisa diimbangi oleh pelayanan toko mitranya… Pelayanan toko ke konsumen masih saja seperti jaman lalu… Masih mengandalkan cara konvesional dan seolah bergeming dengan kehadiran internet sebagai arus informasi utama saat ini… Masih harus banyak perbaikan cak…

Salah satu contohnya adalah dengan ‘mengabaikan’ konsumen prioritas spesial yang sudah ditunjuk oleh sang Distributor… Konsumen spesial yang A’A maksut disini adalah konsumen yang bukan hanya sebagai pengguna produk namun konsumen yang bisa dijadikaan tester, konsumen yang bisa dijadikan sebagai corong informasi, konsumen yang bisa dijadikan sebagai tempat pencarian referensi sehingga bisa dijadikan sumber rujukan informasi nyata tentang produk tersebut… apa kelebihan dan faktor plus produk tersebut dan tentunya faktor minusnya juga…

Itulah yang A’A alami yang menjadi salah satu dari konsumen prioritas… sebagai salah satu konsumen spesial namun bernasib layaknya buih ditengah lautan… terombang ambing tanpa kepastian… Sudah berhari hari produk yang dikirim Disitributor berada ditoko namun sayangnya toko belum juga mengirim kepada A’A padahal, alamat lengkap sudah A’A berikan dan koneksi internet melimpah ruah di Pucanglaban… tinggal buka Google Maps dan cari atasaspal news room sudah tidak perlu tersesat lagi… Langsung sampai dirumah cak…

Namun entahlah cak… Disaat A’A ingin membantu karena hubungan baik yang terjalin selama ini dengan memberikan testimoni kepada khalayak diluar sana, namun sayangnya produk yang A’A jadikan sebagai senjata malah belum juga kelihatan walaupun hanya berupa bayangan. Aseli A’A merasa kasihan banget dengan sang Distributor karena jerih payahnya kurang bisa diimbangi oleh toko mitranya… Dan takutnya pelayanan model begini akan dirasakan konsumen lainnya. Jika sudah begitu, ujung-ujungnya fihak Distributor sendiri yang akan menanggung akibatnya.

Last, Panjenengan pernah merasakan kekecewaan dengan pelayanan toko model begini? semoga saja tidak karena jujur keadaan seperti ini sangat-sangat-sangat tidak mengenakkan. Serasa saat cinta digantung tanpa kejelasan.

 

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding…

 

Pos ini dipublikasikan di opini, umum dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Saat Konsumen Spesial ‘Terabaikan’, Mau Gimana Lagi…

  1. Asep Juga berkata:

    Php emang bisa menjengkelkan, btw pabrikan motor mana ya? Eh

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s