atasaspal.com – Gengz… Menjelang keberangkatan Sunrise Of Java Expedition, pikiran ini rasanya susah untuk tidak “curi start” duluan ke ujung timur Jawa. Ada satu motor yang terus menari-nari di kepala untuk menemani perjalanan ratusan kilometer nanti: Honda ADV 160 RoadSync.

- ADV 160 RoadSync, Menjemput Sinar Surya Pertama Jawa
- Vario 125 Street Hanya Sebagai Pagar Betis?
- Honda Jatim Lagi Cari ‘Star Player’ Layanan Paling Gokil 2026
- BSH Jombang, Jaket Gratis Sepi Peminat Dan Tempat Recharge Energi Saat Mudik.
- Gaspol Ramadan! Honda Jatim Bikin Lebaran 2026 Makin Berwarna Dan Sedikit Manja
- Ini Titik Bale Santai Honda Di Jatim. Mulai Dari Situbondo
- Seru-seruan Bareng di Honda Ramadan Care 2026: Cara Kece MPM Honda Jatim Berbagi Berkah
- Honda BeAT: Sang Raja Kecil yang Tak Punya Takhta, Tapi Punya Rakyat
- Beli Motor Gratis Puluhan Honda BeAT Dan Uang Tunai!
- Festival Vokasi Satu Hati 2026 Nasional, Perwakilan MPM Honda Jatim Raih Juara!
Kenapa harus motor ini? Sederhana saja. Touring jarak jauh itu bukan cuma soal sampai di tujuan, tapi soal bagaimana kita menikmati setiap jengkal aspalnya, menikmati setiap momennya. Dan bagi A’A, ADV 160 RoadSync adalah partner paling pas untuk urusan ini.
Bicara Banyuwangi, ingatan A’A langsung melayang ke kisah legenda Sri Tanjung dan Patih Sidapaksa dari era Kerajaan Blambangan di masa lampau. Sebuah kisah tentang kesetiaan yang diuji, pengabdian yang tulus, dan perjalanan emosional yang panjang.
Jika Patih Sidapaksa harus menempuh perjalanan jauh demi perintah raja, A’A pun ingin melakukan “pengabdian” serupa—yakni menuntaskan rasa penasaran pada alam Banyuwangi (setelah diberbagai kesempatan sebelumnya hanya sekedar melintas saja). Bedanya, Patih Sidapaksa mungkin penuh beban, sementara A’A ingin menikmatinya dengan cara paling rileks.
Analogi A’A begini: Kesetiaan Sri Tanjung itu ibarat kenyamanan ADV 160. Suspensi sub-tank-nya yang empuk seolah menjaga “perasaan” pengendara agar tidak lelah menghadapi jalanan yang tak menentu. Mau menghajar jalanan aspal mulus menuju Baluran atau sedikit blusukan mencari spot foto tersembunyi, suspensi motor ini tetap setia memberikan redaman yang lembut dan memanjakan pengendara.
Bayangkan duduk tegak dengan posisi riding yang santai, tangan memegang setang baplang yang lebar. Rasanya sangat manly, mirip ksatria Blambangan yang siap menerjang medan apa pun, tapi dengan versi yang jauh lebih modern dan mogelook.
Ditambah dengan fitur RoadSync yang membuat kita anti was-was tersesat, duh benar-benar sudah nggak sabar untuk gas.
Bahkan pikiran liar A’A pun sudah menyusun berbagai skenario asyik:
- Cruising Halus: Menikmati mesin 160cc yang halus saat diajak santai menyisir hutan Alas Purwo yang melegenda. Di sini, mesin yang tenang bikin kita lebih menyatu dengan suasana mistis dan alaminya.
- Hunting Kuliner: Membayangkan ADV 160 terparkir gagah di sekitar Pelabuhan Ketapang sambil menikmati nasi tempong. Tampilannya yang bongsor jelas jadi pusat perhatian.
- Menembus Dunia Lain: Seolah “tersesat” dalam dimensi berbeda di bawah naungan pohon trembesi raksasa di Djawatan, lalu menutup hari dengan melihat matahari perlahan turun di Pantai Pulau Merah.
Banyuwangi adalah tempat di mana matahari pertama kali menyapa Pulau Jawa. ADV 160 RoadSync, dengan segala fiturnya, terasa seperti jembatan yang menghubungkan kenyamanan modern dengan petualangan klasik ala ksatria masa lalu.
Jujur, rasanya sudah tidak sabar untuk segera memuntir gas dan membiarkan angin Banyuwangi menerpa wajah. Menjemput sinar mentari dalam balutan Sunrise Of Java Expedition bukan lagi sekadar rencana, tapi sebuah panggilan jiwa.
Mohon doanya ya Gengz, semoga perjalanan ini lancar jaya sesuai rencana. Sampai jumpa di aspal ujung timur Jawa!
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog
Keep Safety Riding

