atasaspal.com – Kang bro… Tidak dipungkiri menggunakan ban jenis tubeless itu memang lebih nyaman dan tahan lama berbanding ban reguler. Apalagi saat ban terkena paku, disinilah istimewanya ban tubeless karena ban jenis ini bila bertahan lama karena tidak memiliki lapisan ban dalam… Ya, ban tubeless tidak langsung kempis kang… Namun, dibalik keistimewaan ban ini, ternyata cara menambalnya pun tidak asal tambal karena malah berpotensi ban bisa rusak jika salah menambal. Waladalah…

- #Cari_Aman: Hindari 5 Perilaku Berisiko demi Keselamatan Berkendara
- Habis BeAT Terbitlah PCX. Pengundian Terakhir UKH 2025 di Trenggalek, Konsumen Raih Honda BeAT; 2026 Siapkan Honda PCX
- All New Honda Vario 125 Night Ride di Surabaya Dengan Penuh Gaya
- Nmax Neo S, Premium Riding Experience Tanpa Ribet Ke JLS!
- Berhadiah PCX 160, “Untukmu Konsumen Honda”, Menanti Konsumen Banyuwangi
- Suka Gaspol? Sporty Energy Alpha Attitude Pilihan Anak Muda Kediri!
- Antusias Terus Meningkat, “Untukmu Konsumen Honda” Hadir Kembali di Madiun dengan Hadiah Honda Scoopy
- Tampil Makin Elegance Dengan Smart Hybrid, Sentuhan Premium Di Blitar: Yamaha Grand Filano 2026!
- Antusiasme Tinggi, Public Launching All New Honda Vario 125 di Sidoarjo Luber!
- PCX DAY 2025: Prigi 360 Pecah, Ambyar Auto Check Out!

Pada umumnya sih, cara yang termudah dan tercepat menambal ban tubeless yang terkena paku adalah dengan cara string yakni menusuk dan menyumpal ban yang bocor. Namun ternyata cara mudah menembel ban tubeless ini berpotensi malah bisa merusak ban itu sendiri jika salah dalam penerapannya karena bisa saja ada bagian dari komponen tertusuk. Misalnya bisa mengakibatkan kerusakan pada lapisan kawat yang membuat struktur ban jadi rusak, seperti tidak rata atau bisa menimbulkan benjolan.
“Yang biasa ditemui kebanyakan pakai cara string, atau tusuk dan sumpal. Dalam situasi darurat mungkin maklum yah, tapi bila lagi sial bisa bikin ban jadi rusak karena ada bagian dari komponen tertusuk,”
Lalu bagaimanakah cara menembel ban tubeless yang lebih selamat, menurut Rudi teknisi Planet Ban di Condet, Jakarta Timur, kepada KompasOtomotif, Kamis (12/10/2017), Biasanya pemilik motor ditawari ban dibuka dulu dari velg layaknya menambal ban reguler pada umumnya. Lubang tadi ditambal dari bagian dalam bukan tusuk dari luar. Memang secara waktu lebih lama akan tetapi cara ini lebih aman.
“Biasanya kami tawarkan dibuka dulu dari pelek seperti menambal ban reguler. Lubang tadi ditambalnya dari bagian dalam bukan tusuk dari luar. Secara waktu lebih lama memang, tapi lebih aman,”
Nah… sudah ngerti kan kang sekarang? Jadi memilih cara string saat menambal ban tubeless yang mempunyai potensi membikin rusak ban itu sendiri ataukah atau memilih cara ban dibuka terlebih dahulu seperti disebutkan diatas yang memakan waktu lebih lama namun lebih selamat?
Contact Person
Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
Keep Safety Riding…

Makasih infonya kang
SukaDisukai oleh 1 orang
Siap 86 Kang…
SukaSuka