Karena Honda, Tidak Lebih!

atasaspal.com – Cinta pandang pertama? Menurut pandangan A’A yang sangat awam, terlalu berlebihan jika first sight dianggap sebuah rasa cinta. Bisa saja dan memang sebagian besar itu hanya sebuah rasa suka yang menggelora dan sedikit susah untuk dikontrol ataupun diekspresikan. Namun, itulah pandangan banyak orang yang mengungkapkan rasa suka pandang pertamanya sebagai rasa cinta. Yawes ndak apa-apa karena semua orang bebas berpendapat. Lalu bagaimana dengan kasus unik ini?

Ilustrasi. Pict source instagram @wdyahndri_

Tadi, ada seorang pembaca yang saat ini kerja di Taiwan menghubungi A’A menanyakan perihal sebuah kuda besi garuk tanah kelas 150 tanah air. Ingin memboyong sang dual purphose untuk sang buah hati tercinta yang beranjak remaja. Bertanya dan konsultasi tentang kelebihan dan kekurangan produk tersebut jika dipakai seorang remaja perempuan.

Ilustrasi. Pict source instagram @wdyahndri_

Sebut saja Bunga, mengirimkan sebuah gambar motor trail yang mana menurut beliau adalah motor yang sangat disukai oleh sang buah hati kesayangan. Semua nilai plus minus yang A’A ketahui, A’A sampaikan tanpa ada sisa dan syukur Alhamdulillah do’i sangat puas dan berencana membeli motor tersebut dan meminta A’A mencarikan Dealer rekomendasi di daerah Tulungagung.

Namun semua jadi ambyar saat do’i menanyakan brand dari motor tersebut ini Honda kan mas?. Waduh sudah tanya panjang lebar ngalor ngidul ternyata do’i ngga tau ini keluaran pabrikan mana… haiyah… aseli A’A pengen nangis gulung koming dan nyokot sandal swalow yang sudah tepos karena pemakaian harian. 🀣🀣🀣🀣🀣

‘Bukan bu, ini bukan dari Honda’

Mendapati jawaban yang begitu dari A’A, do’i serta merta langsung cancel dan tidak jadi membeli sang kuda besi. Lah kenapa? Jawabannya begitu medasar dan sangat awam cak. Kalau bukan Honda, lebih baik tidak. Lah kenapa? Pokok e lak gak Honda yo ora. Titik gak pake koma.

Sebuah cerita unik yang baru pertama A’A temui setelah bertahun-tahun berkecimpung dalam zona blogsphere otomotive tanah air. Soal desain, do’i sudah demen banget alias klik alias cocok. Namun berhubung sang motor bukan dari Honda, pilih mundur teratur. Aneh tapi ini nyata. Sebegitu kuatkah brand image Honda? Sehingga design motor kompetitor yang dianggap ciamik harus ditepikan gegara Brand Image?

Kayaknya cerita diatas ini sedikit cocok dengan peribahasa jawa tresno kepenggak itungan dino. Lah bayangkan…. soal desain wes ok tapi harus kandas gegara sang produsen bukan Honda. Amsyong dah… Apakah panjenengan punya cerita-cerita unik untuk di share kepada A’A? Monggo langsung chit chat nomor Whatsapp dibawah ya….

Contact Person

Email: atasaspal@gmail.com
Whatsapp: 085746893262
Facebook: Khoirul Anwar
IG: atasaspal
youtube: atasaspal vlog

Keep Safety Riding

Pos ini dipublikasikan di 150cc, honda, opini, umum dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Karena Honda, Tidak Lebih!

  1. klikenter27 berkata:

    mungkin dia belum mengalami cobaan duniawi piara honda…

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.